Sejarah Yang Menandai Kemunculan Sega Jamblang

Posted on

Daftar Isi Lebih Detail

Kalau jogja terkenal dengan gudeg, maka Cirebon populer dengan kuliner Sega Jamblang. Kuliner ini memiliki keunikan tersendiri. Apakah keunikan yang dimiliki oleh kuliner khas Cirebon tersebut?

Sega merupakan kata dari bahasa daerah. Kalau di Jawa sendiri sama artinya dengan kata sego. Maknanya adalah nasi.

Nasi sendiri menjadi santapan wajib bagi masyarakat Indonesia. Bila belum mengkonsumsi nasi, belum diartikan makan. Karena memang nasi ini menjadi makanan wajib untuk memberikan energi di kesehariannya, apalagi jika Anda ingin berangkat ke tempat les bahasa Inggris.

Ngomong-ngomong soal nasi. Nasi biasanya diberi nama sendiri-sendiri. Penamaan ini biasa terjadi begitu saja, misalnya ketika nasi digoreng, maka namanya juga menjadi nasi goreng.

Penamaan ini juga berlaku pada nasi jamblang ini. Ini juga merupakan jenis nasi yang sama. Lalu, bagaimana nasi ini bisa disebut dengan sebutan tersebut? Kami akan tunjukkan pada anda asal muasal mengapa orang menyebutnya demikian.

Asal Usul Sega Jamblang

http://traveltodayindonesia.com

Kemunculan Sega Jamblang bermula dari masa penjajahan Belanda. Masa tersebut, masyarakat pribumi dihadapkan pada masalah kelaparan. Nasi inilah yang menjadi solusi bagi masyarakat masa dahulu.

Di dalam catatan sejarah, pembangunan jalan raya sekitar 1000 km dibangun oleh penjajah belanda. Orang yang bekerja untuk membuatnya adalah masyarakat pribumi. Tak terkecuali masyarakat Cirebon.

Awalnya, pemerintahan belanda memberikan upah bagi pekerja. Namun biaya habis sehingga memaksa pemerintahan pada masa itu untuk menggunakan jasa masyarakat asli. Dan masyarakat tersebut tidak mendapatkan upah kecuali rasa capek.

Makananpun harus dibawa sendiri. Nasi menjadi makanan andalan orang terdahulu. Nasi ini menjadi perbekalan utama, dibungkus dengan daun pisang selama menjalankan pekerjaan membuat jalan raya.

Selama membuat jalan raya ini, banyak sekali yang jatuh menjadi korban. Hal ini dikarenakan oleh kelaparan. Kelaparan ini terjadi karena bekal yang dibawanya telah basi, tidak bisa dimakan kembali.

Beruntungnya, ada sekelompok masyarakat yang mengakali masalah tersebut. Nasi yang tadinya cepat basi kini bisa lebih tahan lama. Jadi, nasi tetap bisa dimakan meskipun telah berhari-hari.

Cara yang digunakan masyarakat tersebut adalah dengan membungkus nasi dengan daun jati. Daun jati ini memiliki pori-pori besar, mampu mempertahankan nasi menjadi lebih tahan lama. Yang terpenting, nasi yang dibawa tetap pulen.

Masyarakat yang melakukan hal tersebut adalah masyarakat Cirebon. Tepatnya adalah masyarakat yang berasal dari Jamblang. Jamblang ini merupakan salah satu daerah yang berada di lingkup Cirebon.

Di dalam memanfaatkan nasi jamblang ini, masyarakat terdahulu melengkapinya dengan lauk pauk. Lauknya antara lain daging, tahu, ataupun sambal goreng. Ada juga yang melengkapinya dengan ikan asin dan lain sebagainya.

Intinya, asal usul Sega Jamblang berkaitan langsung dengan metode masyarakat masa lampau dalam mencegah kebasian nasi. Terutama masyakarat dari desa Jamblang Cirebon.

Gambaran Mengenai Sega Jamblang

media.travelingyuk.com

Dijelaskan dalam sejarahnya, Sega Jamblang ini adalah nasi biasa. Nasi ini dibawa sebagai perbekalan nenek moyang ketika kerja paksa berlangsung. Nasi tersebut disimpan di dalam wadah daun jati untuk menjaga nasi dari sifat cepat basi.

Nasi jenis ini hanya dikonsumsi oleh para pekerja kasar. Kalau dulunya dikonsumsi oleh kuli kerja paksa, sekarang lebih diminati oleh para buruh pekerja berat. Tentunya tanpa mengesampingkan kalau ada juga pekerja kantoran yang gemar menyantapnya.

Sejauh ini, nasi tersebut juga masih dijaga bentuknya. Sego jamblang masih dibuat hampir sama, masih menggunakan daun jati. Cuma menu pelengkapnya yang dirasa agak berbeda.

Nasi jenis ini punya kelebihan dibandingkan jenis nasi pada umumnya. Kelebihannya tidak lain disebabkan oleh adanya daun jati sebagai pembungkus nasi. Salah satunya adalah menjaga nasi tetap tahan lama.

Benar sekali, nasi bisa bertahan sampai satu hari penuh. Ini dikarenakan pori-pori daun jati memberikan ruang untuk nasi agar tidak cepat busuk. Dan ketahanan nasi ini bisa Anda perhatikan sendiri.

Selain tahan lamanya nasi di dalam bungkusan daun jati. Nasi yang dibungkus dengan daun tersebut juga lebih pulen. Ini menunjukkan kalau nasi tersebut lebih nikmat.

Untuk pelengkap nasi tersebut, pemanfaatan sambal goreng diperlukan. Rasa pulen dicampur dengan rasa pedas menjadikan nasi ini lebih nikmat. Tambahannya adalah daging ataupun tempe dan tahu.

ichef.bbci.co.uk

Meskipun nasi ini dinikmati dengan daging atau semacamnya, tapi nasi ini tidaklah mahal. Makanan khas Cirebon ini terbilang bersahabat dengan saku. Berbeda dengan makanan-makanan yang ada di restoran.

Buat Anda yang sedang berada di Cirebon, Anda bisa menikmati nasi tersebut. Anda bisa menjumpainya pada warung-warung sederhana. Menariknya, di setiap sudut kota tersebut mudah menjumpai masakan khas warga jamblang masa lampau.

Kesimpulannya, Sego Jamblang adalah jenis nasi bungkus. Pembungkusannya menggunakan daun jati. Dan orang yang menggunakan metode tersebut adalah warga sekitar Cirebon, yaitu daerah Jamblang. Oleh karenanya, nasi bungkus daun jati itu dinamakan dengan Sega Jamblang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *