Mengenal Keripik Sanjai Sebagai Oleh-Oleh Khas Bukittinggi

keripik sanjai pedas khas bukittinggi

Daftar Isi Lebih Detail

Keripik Sanjai adalah jenis kuliner berbentuk jajanan. Bisa dijadikan oleh-oleh khas kalau kamu datang ke Bukittinggi. Kuliner ini memiliki rasa yang unik karena terdapat tiga rasa saat kamu mencobanya. Saat berada di Bukittinggi Sumatera Barat, bukan hanya belajar bahasa inggris, tapi belajar juga bahasa daerah ya!

Kuliner ini bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga. Rasanya ada yang tawar, ada juga yang pedas tergantung apa pilihan kamu. Kalau perlu kamu bisa membawa pulang semua jenisnya.

Apa Itu Keripik Sanjai? Kenapa sih harus banget coba keripik ini? Dan kenapa juga dinamakan Sanjai? Inilah yang akan diulas pada kesempatan kali ini. Jadi, yuk kita lihat asal muasal camilan khas Bukittinggi di bawah ini.

Asal Usul Keripik Sanjai

Keripik Sanjai ini ternyata sudah dikenal luas oleh masyarakat. Bukan hanya di Bukittinggi Sumatera Barat, tapi juga di masyarakat luar Sumbar loh. Kepopuleran keripik ini tak lain disebabkan oleh banyaknya orang yang membicarakan enaknya keripik ini. Terutama orang-orang yang pernah datang langsung ke Bukittingi, Sumatera Barat.

Orang-orang inilah yang secara tidak langsung berpartisipasi untuk mempopulerkan nama dari Keripik Sanjai ini. Dimulai dari sekedar mencoba, kemudian membawanya sebagai oleh-oleh. Setelah itu, orang-orang tersebut banyak bercerita dan merekomendasikan Keripik Sanjai ini pada orang lain.

Nah, jajanan khas ini terbuat dari singkong yang diolah agar menyerupai keripik. Ada yang diparut, ada juga yang diiris tipis. Baru kemudian singkong tersebut digoreng menjadi semacam keripik.

Keripik singkong ini di daerah Jawa dinamakan dengan Ceriping (Jawa Tengah). Bahannya juga sama-sama menggunakan singkong. Namun ada juga yang memanfaatkan bahan lain seperti pisang, ubi dan lain-lain. Tapi khusus di Bukittinggi, keripik ini hanya dibuat dari bahan baku singkong saja.

Di Bukittinggi sendiri, jajanan ini dinamakan dengan keripik sanjai. Penamaaan keripik ini sebenarnya belum jelas. Namun jika dilihat dari awal kemunculannya, cukup masuk akal jika jajanan ini diberi sebutan sanjai.

Nah asal-usul keripik ini berasal dari sebuah jalanan di Desa Manggis, Kelurahan Manggis Gantiang Bukittinggi, yaitu jalan Sanjai. Masyarakat disana kebanyakan memiliki profesi sebagai pengrajin keripik, terutama keripik singkong yang bahan bakunya memang sangat mudah dijumpai di sekitarnya.

Menurut sejarah, keripik ini diproduksi sekiar tahun 1970an oleh warga di jalan Sanjai. Orang yang pertama kali menjajakannya adalah nenek Amai Seram, Amai Malan, dan Amai Terimalah.

Ketiga nenek ini berjualan keripik tersebut di Los Maninjau, sebuah pasar atas di kawasan Bukittinggi. Seiring dengan perkembangan jaman, jajanan ini mulai populer di kalangan warga sekitar. Kepopulerannya membuat masyarakat sekitar akhirnya mengikutinya untuk memperoleh penghasilan tambahan dari hasil pertanian yang melimpah.

Bukan hanya warga sekitar saja, namun warga di luar daerah Sanjai juga ikut memproduksinya. Uniknya, nama Sanjai tetap digunakan untuk melabeli keripik tersebut. Alhasil, terkenallah jajanan tersebut dengan sebutan karupuak singkong sanjai atau keripik sanjai.

Jenis-Jenis Karupuak Sanjai

Di tempat asalnya, keripik ini juga dikenal dengan sebutan karupuak (kerupuk) sanjai. Kerupuk sanjai ini dibuat dengan 3 varian rasa. Yakni varian rasa tawar, manis dan juga pedas.

Keripik Karupuak Sanjai Sumatera Barat
Image Source: Wikipedia

Karupuak Sanjai Tawar

Karupuak sanjai tawar ini dibuat dari singkong. Singkong dicuci dan direndam terlebih dahulu. Baru kemudian dibumbui hanya dengan garam sedikit saja. Ini membuat rasanya lebih tawar, agak asin sedikit. Biasanya memiliki warna lebih terang, putih.

Keripik Sanjai Saka

Jajanan ini pengolahannya kurang lebih sama dengan yang pertama. Hanya saja, ada tambahan bumbu yang membuatnya lebih nikmat. Yakni bumbu gula merah.

Karupuak Sanjai Balado

Jenis inilah yang paling banyak dicari. Cita rasanya lebih menggigit, membuat lidah bergoyang. Singkong dipotong-potong tipis, dan direndam serta digoreng. Untuk bumbunya sendiri, keripiki ini menggunalan lado (sambal, cabe). Bumbu balado inilah yang membuat singkong lebih pedas, membuat cita rasanya lebih nikmat.

Ketiga jenis ini memiliki peminat sendiri. Anda mungkin juga meminati salah satunya. Karena hampir sebagian maysarakat di wilayah nusantara memiliki kesukaan masing-masing tentang rasa.

Ada yang suka hidangan lebih manis, ada pula yang suka asin. Bahkan, ada juga yang suka dengan cita rasa pedas yang tak terkira.

Sejauh ini, banyak inovasi yang diciptakan untuk membuat olahan singkong ini. Inovasi ini dibuat untuk menarik minat calon pembeli. Dan ini bagus untuk dilakukan sebagai terobosan yang akan memberikan keuntungan bagi penjualnya.

Contohnya adalah singkong yang dibuat seperti stik. Singkong ini dibumbui dengan cabe kering. Membuatnya terlihat lebih menggugah selera.

Apapun bentuknya, kamu hanya tinggal memilih mana yang paling kamu sukai. Cicipi dulu rasanya, dan jangan lupa untuk nikmati karupuak sanjai pedas ya. Karena varian inilah yang paling banyak dilirik pelanggan. Jadi, tertarik gaknih untuk segera cicip Keripik Sanjai ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *