Susahnya Bikin Kerupuk Jangek Asli Minangkabau Sumatera Barat

kerupuk jangek

Siapa sangka kerupuk jangek yang hanya dalam hitungan detik bisa dimakan dan habis ternyata proses pembuatannya begitu lama. Proses pembuatan kerupuk asli Minangkabau Sumatera Barat ini tidak hanya memakan waktu dalam hitungan jam tapi hari. Tidak percaya?

Diskon (((Lagi))) s/d 2,4 Juta di EF Kursus Bahasa Inggris, lebih detail klik link ini PROMO Extra FunBelajar Bicara Inggris di EF English First makin menyenangkan!

Bagi sebagian mereka yang asli Sumatera Barat dan merantau ke pulau lain biasanya tidak ragu keluar uang yang cukup banyak untuk membeli kerupuk khas kampung halaman mereka tersebut. Selain untuk mengobati rasa kangen kampung halaman, ternyata kerupuk jangek juga memberikan manfaat kesehatan. Jadi, jangan salah. Jangan menganggap kerupuk hanya untuk lauk sehingga nafsu makan Kamu meningkat.

Proses Pembuatan Kerupuk Jangek

kerupuk jangek

Mungkin saja setelah Kamu tahu betapa lamanya proses pembuatan kerupuk jangek ini, Kamu akan lebih menghargai setiap satu kerupuk. Karena memang prosesnya bagitu lama dan begitu rumit.

Bahan Yang Digunakan untuk Kerupuk Jangek

Apakah Kamu tahu apa bahan utama dari kerupuk jangek ini? Bahan utamanya adalah kulit sapi. Kulit sapi yang terkadang dibuang karena dianggap tidak enak dimakan ternyata bisa diubah menjadi kerupuk yang begitu lezat.

Selain itu, ada juga bahan lainnya seperti garam dan minyak goreng. Tidak banyak bahan yang digunakan. Asalkan ada garam dan minyak goreng, kulit sapi bisa dijadikan kerupuk.

Proses Pembuatan Kerupuk Jangek

Prosesnya begitu panjang. Ini dimulai dari proses persiapan bahan utama, yaitu kulit sapi.

  • Pertama-tama, kulit sapi harus direndam dalam kurun waktu yang cukup lama. Tidak ada patokan yang pasti. Lama waktu perendaman tergantung kotoran yang menempel di kulit tersebut. Jika dirasa sudah bersih, kulit sapi bisa diangkat dari rendaman.
  • Kedua, proses pembersihan bulu. Agar bulu bisa dibersihkan dengan mudah, maka kulit sapi harus direbus di dalam air mendidih. Dengan demikian, hanya dengan pisau saja, kulit bisa bersih dari bulu. Akan tetapi, proses pembersihan ini harus hati-hati. Jika tidak hati-hati, kulit akan sobek.
  • Ketiga, proses pemotongan. Kulit yang sudah tidak ada lagi bulunya bisa dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Setelah dipotong, silakan taburkan garam secukupnya.
  • Keempat, proses penjemuran. Ini yang paling lama. Penjemuran bisa mencapai 2 hari bahkan lebih. Tergantung dengan cuaca. Jika musim hujan, bisa saja penjemurah hingga 4 bahkan 5 hari. Penjemuran ini sangat menentukan renyah tidaknya kerupuk jangek ini. Maka dari itu, harus dipastikan kerupuk benar-benar kering.
  • Kelima, proses penggorengan. Jika kerupuk sudah benar-benar kering, maka kerupuk bisa digoreng. Goreng sampai mengembang.

Manfaat Kesehatan Kerupuk Jangek

manfaat kerupuk jangek

Karena kerupuk ini terbuat dari kulit sapi, maka kandungan proteinnya bisa dikatakan cukup tinggi. Memang bagian kulit tidak mengandung protein tinggi. Akan tetapi, tetap saja ada kandungan proteinnya. Tidak seperti kerupuk lainnya yang mungkin sama sekali tidak mengandung nutrisi yang penting untuk tubuh.

Tidak hanya itu. Menurut penelitian, kerupuk jangek ini juga bisa menyembuhkan penyakit maag. Menurut ahli gizi, setidaknya kerupuk ini bisa meringankan perih yang sering muncul ketika terkena maag.

Kamu sedang diet kalori? Tenang saja. Kerupuk ini tidak bakal bikin gemuk karena rendah kalori. Bahkan, ini bagus sebagai menu diet lantaran adanya kandungan protein.
Nah, Kamu setuju jika ini tidak dianggap sebagai kerupuk biasa, kan?

Nama Lain Kerupuk Jangek

Banyak yang berdebat menenai asal muasal kerupuk jengek ini. Ada yang bilang kerupuk ini asli Sumatera Barat. Namun, ada juga yang mengatakan di Indonesia bagian lain pun punya kerupuk yang sama. Hanya saja namanya berbeda. Di Jawa, ini lebih dikenal dengan kerupuk rambak atau kerupuk kulit sapi. Karena memang bahan utamanya kulit sapi. Sama seperti kerupuk melinjo di mana bahan utamanya melinjo. Jadi, bahan yang digunakan dijadikan nama kerupuk tersebut. Jadi, setidaknya ada tiga nama yang berbeda, yaitu kerupuk jangek, kerupuk kulit sapi dan kerupuk rambak.

Terlepas dari hal tersebut, kerupuk jangek ini memang sangat pas untuk dijadikan pendamping nasi. Apapun menu makanannya, rasanya cocok jika ditemani dengan kerupuk jangek ini. Bahkan, Kamu pun bisa menikmati kerupuk jangek ini secara langsung. Tidak perlu berbarengan dengan nasi atau menu makanan lainnya.

Hanya saja, ada rasa kering di tenggorokan saat makan kerupuk jangek. Untuk itu, sebaiknya ada yang menemani seperti jus buah, es teh, atau minuman lainnya.
Mungkin jika Kamu pecinta kerupuk yang kriuk, ini bisa Kamu jadikan alternatif selain kerupuk yang selama ini Kamu pilih. Yang pasti, bukan hanya membuat nafsu makan meningkat. Kerupuk ini juga memberikan manfaat kesehatan seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Di mana Kamu bisa mendapatkan kerupuk jangek ini? Sangat mudah. Kerupuk ini biasanya dijual di warung-warung kelontong. Bahkan, tidak jarang juga orang-orang asli Sumatera Barat yang merantau dan berjualan kerupuk jangek ini. Biasanya kerupuk ini asli dari Sumatera Barat. Jadi, rasanya benar-benar asli kerupuk jangek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *