Sejarah Taekwondo dan Filosofi Sabuk pada Taekwondo

Apa itu Tae Kwon Do? Taekwondo atau yang juga dieja dengan Tae Kwon Do atau Rakwon-Do merupakan seni bela diri yang berasal dari Korea dan merupakan olahraga nasional dari Korea. Taekwondo selain menjadi salah saltu seni bela diri yang populer di dunia juga sudah dipertandingan pada ajang Olimpiade.

Di dalam bahasa Korea, Tae ini berarti menendang atau menghancurkan dengan menggunakan kaki, Kwon berarti tinju, sedangkan Do ini berarti jalan atau seni. Jadi secara bahasa Taekwondo ini bisa diartikan sebagai seni tangan dan kaki atau jalan atau cara kaki dan kepala. Banyak dari para orang tua di Indonesia menitipkan anaknya sedari kecil untuk belajar Tae Kwon Do dan juga memberikan les bahasa inggris terbaik untuk anak-anak mereka

Dikarenakan popularitas dari taekwondo ini, menjadikan seni bela dari ini menjadi berkembang dalam berbagai macam bentuk. Seperti halnya bela diri lainnya, taekwondo juga merupakan gabungan dari teknik perkelahian, bela diri olah tubuh, olahraga, hiburan, dan juga filsafatnya.

Mau Jago Bahasa Inggris? Klik dan dapatkan Promo Diskon Hemat 2,3 Juta di EF Go Global 2019 untuk Kursus/Les Bahasa Inggris di EF English First. Belajar Bahasa Inggris makin seru, hanya di EF!

Umumnya di dalam suatu pertandingan, tendangan 45 derajat, berputar, depan, samping, dan kapak adalah yang paling sering dipergunakan. Jadi di dalam taekwondo ini, tendangan yang dilakukan mencakup tendangan berputar, melompat, menjatuhkan, dan skip. Seringkali juga dalam bentuk kombinasi dari beberapa tendangan.
Selain itu, seni bela diri taekwondo ini bisa dibilang mencakup sebuah sistem yang menyeluruh, dimulai dari pukulan dan pertahanan dengan memaksimalkan tangan.

Namun pada umumnya seni bela diri yang satu ini tidak menekankan grappling (pergulatan).

Materi dalam Latihan Taekwondo

Di dalam taekwondo, dikenal tiga materi dalam latihan. Sedangkan untuk tiga materi tersebut adalah:

1. Poomsae

Dikenal juga dengan rangkaian jurus ini merupakan rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan juga pertahanan diri yang dilakukan untuk melawan lawan yang imajiner dengan mengikuti dari diagram tertentu. Pada setiap diagram rangkaian gerakan poomsae ternyata didasari dari filosofi timur yang menggambarkan tentang semangat dan juga cara pandang bangsa Korea.

2. Kyokpa

Teknik pemecahan merupakan latihan teknik dengan menggunakan sasaran/objek benda mati guna mengukur kemampuan dan juga ketepatan dari tekniknya. Umumnya untuk objek sasaran yang dipakai antara lain papan kayu, genting, batu bata, dan terkadang juga menggunakan benda yang lembut seperti kertas. Teknik ini dilakukan dengan tendangan, sabetan, pukulan, bahkan sampai dengan tusukan jari tangan.

3. Kyorugi

Dikenal juga dengan pertarungan yang merupakan jenis latihan dalam taekwondo yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimanan nantinya dua orang yang bertarung akan saling mempraktikkan teknik serangan dan juga teknik pertahanan kaki.
Mengenal Filosofi Sabuk pada Taekwondo

Seperti halnya seni bela diri lainnya, taekwondo juga menggunakan warna sabuk untuk membedakan tingkat penguasaan dalam seni bela diri yang satu ini. Selain itu, di dalam taekwondo warna sabuk juga dikenal memiliki makna folosofi masing-masing.

Untuk sabuk putih, melambangkan kesucian, awal atau dasar dari semua warna, permulaaan. Di sini para taekwondoin baru belajar jurus dasar (gibon) 1. Jadi sabuk putih ini adalah untuk para pemula.

Untuk sabuk kuning melambangkan bumi. Pada tahapan ini mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat. Mulai mempelajari gibon 2 dan 3. Umumnya sebalum naik ke sabuk hijau, terlebih dahulu naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.
Untuk sabuk dengan warna hijau melambangkan hijaunya pepohonan. Pada saat ini, dasar dari TKD mulai ditumbuhkan. Sudah mulai diajari taeguk 2. Dan sebelum bisa naik ke sabuk biru, terlebih dahulu harus naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.

Untuk sabuk biru sendiri melambangakan birunya langit yang menyelimuti bumi beserta isinya. Ini memberikan arti bahwa Anda harus mulai mengetahui apa yang selama ini sudah dipelajari. Mulai mempelajari taeguk 4. Dan sebelum bisa naik ke sabuk merah, terlebih dahulu Anda harus naik ke sabuk biru strip merah.
Untuk sabuk merah dari taekwondo ini melambangkan matahari, artinya bahwa saat ini

Anda sudah mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan juga Anda harus mampu mengontrol setiap sikap dan juga tindakan.
Mulai memperlajari taeguk 6. Namun sebelum bisa naik ke sabuk hitam, terlebih dahulu harus naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu terlebih dahulu. Maksud dari matahari di sini adalah yang sudah bersabuk merah ini harus mampu memberikan kehangatan atau bisa mulai memberikan ilmu dan bimbingan.

Dan untuk tingkatan sabuk yang terakhir adalah sabuk hitam. Sabuk hitam ini melambangkan akhir, kedalaman, dan kematangan dalam berlatih serta penguasaan diri Anda dari takut dan juga kegelapan. Sabuk hitam sendiri memiliki tahapan dari Dan 1 sampai dengan Dan 9. Sabuk hitam ini melambangkan alam semesta.

Seperti itulah awal mula dari seni bela diri taekwondo dan makna filosofi dari warna sabuk yang ada di taekwondo ini. Sebagai pecinta seni bela diri taekwondo, sangat tidak lucu jika sampai Anda tidak mengetahuinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *