Sarang Balam, Camilan Manis yang Baik Untuk Kesehatan

sarang balam khas sumatera

Apa itu Belajar Online

Pernah mencicipi Sarang Balam? Camilan ini rasanya manis, tetapi tidak mengganggu kesehatan kamu loh. Karena, rasa manis ini berasal dari gula aren yang punya kandungan nutrisi bagus untuk tubuh. Camilan ini juga disebut dengan Grubi. Biasanya, pelancong membawa pulang camilan ini sebagai oleh-oleh. Nah kamu tau gak bahasa inggrisnya oleh-oleh apa? Kalau belum tau, yuk kursus bahasa inggris agar bisa menambah kosakatamu.

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Nah, pertanyaannya Apa Itu Sarang Balam? Ada yang sudah tahu? Kalau belum, mari simak gambarannya di bawah ini yuk.

Sekilas Tentang Sarang Balam

Nama Sarang dalam Sarang Balam diambil dari tempat tinggal burung. Sedangkan Balam diambil dari nama burung itu sendiri. Jadi, camilan ini memiliki bentuk sarang burung balam, karenanya namanya menjadi Sarang Balam. Bentuknya kecil, hanya sekitar 5 cm. Kemudian ada sekat-sekat yang terajut begitu menarik seperti layaknya sebuah sarang.

Camilan tersebut dinamakan sebagai Sarang balam lantaran bentuknya mirip seperti sarang burung balam. Yakni bentuknya kecil, sekitar 5 cm. Kemudian ada sekat-sekat yang terajut begitu menarik layaknya sarang.

Jajanan khas Sumatera Barat ini dibuat dari bahan dasar ubi jalar ataupun kayu. Ubi dimasak dengan minyak kelapa dan gula aren. Pengolahannya memakan waktu cukup lama. Namun hasil kreasinya sangat enak. Jadi, layak sekali untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas Sumatera Barat.

Mengenai bentuknya mengalami banyak inovasi. Ada yang masih berbentuk bundar mirip seperti sarang itu sendiri. Ada juga yang dibentuk persegi panjang. Tapi, apapun bentuknya, tetap tidak merubah cita rasa sajian ini yang istimewa.

Apa sih yang membuat rasa sajian ini istimewa? Ternyata, terletak pada cita rasa manisnya dan sehatnya sajian ini. Maksudnya, rasa manisnya ini tidak banyak mengganggu kesehatan kamu saat kamu makan sajian ini. Gak heran, jajanan ini menjadi pilihan bagus untuk dikonsumsi oleh orang-orang, selain enak, menyehatkan lagi.

Ciri Khas Dari Sarang Balam

makanan khas padang ubi
Image Source: tokopedia[dot]com
Jajanan ini memiliki karakteristik sendiri sebagai camilan khas. Kekhasannya terlihat dari bentuknya yang memang menyerupai dengan sarang burung. Ubi dipotong-potong kecil, kemudian dilekatkan dengan gula aren menyerupai rajutan sarang burung.

Karakter lainnya adalah rasanya lebih manis. Manisnya camilan berwarna coklat ini disebebakan karena adanya gula aren. Kekhasan bentuk dan rasa ini membuat penjaja kuliner menyukainya. Dijamin pasti bakal jatuh cinta di pandangan pertama karena bentuknya yang unik. Setelah dicicipi, banyak yang jatuh cinta sehingga jajanan ini banyak dibeli sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Proses Pengolahan Sarang Balam

Nah setelah penasaran dengan tampilannya. Kerenyahan dan cita rasa manis yang ditimbulkan makanan ini membuat makanan ini sangat digandrungi. Sehingga, tak sedikit orang mulai bertanya-tanya bagaimana sih cara membuat atau mengolah Sarang Balam ini?

Proses pengolahannya sebenarnya cukup sederhana. Kamu sendiri bisa dengan mudah mencoba untuk membuatnya di rumah. Pertama, sediakan bahan utamanya. Yaitu ubi jalar, minyak kelapa dan gula aren.

Goreng Ubi Jalar

Sebelum di goreng, pastikan kamu mencuci ubi jalar terlebih dahulu sampai bersih dan memotong kecil-kecil ubi, hingga mirip seperti korek api. Setelah itu, gorenglah ubi jalar tersebut sampai cukup matang. Angkat dan sisihkan terlebih dahulu.

Lelehkan Gula Aren dengan Minyak Kelapa

Tambahkan air sedikit kedalamnya dan masak dalam panci. Dengan api yang sedang, gula aren akan meleleh sempurna. Tentunya harus diaduk agar gula aren lelehannnya merata.

Masukkan Ubi kedalam Gula Aren

Pastikan gula aren sudah meleleh secara sempurna ya sebelum kamu masukkan ubi kedalamnya. Aduklah sampai benar-benar merata, hingga ubi tersebut sudah tercampur sempurna.

Cetak Menggunakan Ring 5cm

Proses selanjutnya adalah mengangkat adonan dan cetaklah menggunakan ring dengan diameter 5 cm. Cetak sampai habis, kemudian keringkan hasilnya.

Keringkan Adonan

Mengenai proses pengeringannya, kamu bisa mengeringkannya di bawah terik matahari. Kalau tidak memungkinkan, kamu juga bisa mengeringkannya dalam oven. Atau, cukup keringkan dengan cara diangin-anginkan saja.

Setelah Grubi sudah selesai dicetak, tinggal dipacking ke dalam plastik. Grubi ini juga sebenarnya memiliki harga yang cukup terjangkau loh. Di tempat asalnya, Sarang balam ini dihargai sekitar 10-15 ribu rupiah. Tetapi bila sudah ke beberapa penjual, seperti di toko oleh-oleh besar, harganya bisa lebih dari itu.

Kenapa Anda Perlu Membelinya?

kue ubi khas padang
Image Source: indonesiakaya[dot]com
Tidak ada paksaan untuk membeli sesuatu. Tetapi, akan sangat disayangkan jika berkunjung di Sumbar tapi tidak membawa apa-apa sewaktu pulang ke rumah. Setidaknya, membawa pulang sesuatu akan membuat keluarga lebih senang, bukan? Dan salah satu bawaan pulang yang menarik adalah oleh-oleh berbentuk camilan ini.

Camilan ini menunjukkkan kalau kamu pernah berkunjung di kawasan aslinya. Bahkan, jajanan ini pasti mengingatkan kamu tentang memori indah selama kamu di sana.

Selain itu, jajanan ini juga cukup terjangkau harganya. Membawanya juga tidak menyulitkan. Karena camilan tersebut berukuran kecil dan ringan untuk dibawa. Camilan ini juga tahan lama, jadi jangan khawatir saat membawanya pulang menggunakan kapal atau kereta.

Banyak juga loh orang-orang yang justru sengaja meminta oleh-oleh khas ini. Oleh karenanya, tidak ada salahnya untuk membelinya sebagai buah tangan.

Nah, itu dia sekilas mengenai Grubi atau Sarang Balam yang menjadi camilan bercita rasa manis nan menyehatkan. Kalau kamu datang ke Sumbar, baiknya luangkan waktu untuk berburu oleh-oleh khas bernama Sarang balam ini ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *