Mengenal Asal Usul Dari Sepeda BMX

BMX

Dimanapun tempatnya, para remaja hampir sebagian besar tahu mengenai sepeda BMX. Malahan, peranh mencicipi kayuhan sepeda paling populer tersebut. Salah satunya adalah remaja tanah air. Bersepeda merupakan kegiatan yang sangat positif. Selain bisa memberikan kesempatan besar untuk menjaga kesehatan tubuh, bersepeda juga menjadi kegiatan remaja yang aktif untuk menjauhi hal-hal yang negatif.

Sejauh ini, kegiatan bersepeda yang digandrungi kawula muda adalah beratraksi menggunakan sepeda. Tentunya, sepeda yang digunakan harus mendukung keinginan tersebut. Dan sepeda BMX adalah jawabannya.

Keberadaan pecinta sepeda ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Setelah kelahirannya beberapa tahun silam, pecinta sepeda ini makin membludak. Bahkan di beberapa negara maju, kegiatan ini diberikan wadah spesial bagi pecintanya.

"Alfatih dan Ashkar seneng banget bisa nikmati Belajar Inggris yang Fun di EF" ~ Iva. "Setiap Sabtu menjelang siang, Kyna selalu menunggu kelasnya mulai" ~ Acha. Buruan dapetin ▶ 💰 DISKONBelajar Inggris di EF English First. Belajar semakin menyenangkan! 🇬🇧 🇮🇩 🇸🇪

Menariknya lagi, kegiatan bersepeda ini sudah mulai diperlombakan. Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini masuk dalam kategori olaharga paling gress yang diperlombakan di perhelatan olimpiade.

Namun tahukah Anda dari mana asal kegiatan bersepeda BMX ini? Lalu, kapan masuknya kegiatan ini di tanah air? Mari temukan jawabannya dengan membaca ulasan berikut ini.

Asal Usul Kemunculan BMX

BMX kepanjangan dari bicycle moto cross. Kegiatan ini memiliki sejarah yang unik sebelum dilahirkan di negara asalnya. Yakni di California, Amerika Serikat.

BMX-2

Sepeda beroda 20 inchi ini memiliki tampilan yang sangat menarik. Kerangkanya dipandang lebih ringan, namun sangat kokoh. Menariknya lagi, bentuk dan ringannya sepeda membuat orang yang menggunakannya lebih bebas dalam menunjukkan skill bersepedanya.

Sejauh ini, banyak gaya bersepeda yang ditunjukkan oleh orang yang ahli. Sejumlah atraksi spektakuler menggunakan sepeda ini bisa dengan mudah untuk ditonton. Baik itu dilihat secara langsung di sejumlah perlombaan, sampai di dalam komunitasnya.
Kegiatan bersepeda ini lahir di sekitar tahun 1960 di California, Amerika Serikat.

Kemunculannya merujuk pada kegiatan olahraga populer kala itu. Yakni olahraga motocross yang memanfaatkan mesin.

Penggunaan mesin untuk balapan ini menjadi inspirasi nyata bagi pemuda di negara asalnya. Kemudian, lahirlah ide untuk membuat kejuaraan yang sama dengan tanpa menggunakan mesin. Yakni bersepeda yang notabenanya hanya memanfaatkan tenaga manusia.

Motocross yang dulunya populer memang sangat digemari oleh kawula muda. Hanya saja, tidak banyak pemuda yang memiliki kesempatan untuk menjajalnya. Akibatnya, tiruan motocross dengan menggunakan sepeda dibuat.

Setidaknya, para pemuda mempersiapkan dirinya yang bermimpi untuk menjadi atlit motocross di masa depan dengan menjajal sepeda BMX ini. Dalam beberapa tahun, kegiatan ini malah ikut terkenal dan menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan.

Siapapun orangnya bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Alasannya sangat sederhana. Olahraga ini lebih murah, bisa dilakukan di dekat rumah. Tentunya dengan menyediakan trek yang mana bisa digunakan untuk melatih kemampuan sepedanya.

Semakin populernya di negara asal, kegiatan ini lantas diperkenalkan di berbagai benua di dunia. Sebelum diperkenalkan, Amerika Serikat nmembentuk sebuah badan pengamanan kegiatan tersebut di tahun 1970.

Lantas memasuki tahun 1978, kegiatan ini mulai disebarluaskan ke seluruh benua. Salah satunya adalah di Eropa.

Beberapa tahun kemudian, dibentuklah sebuah federasi BMX Internasional. Tepatnya pada April 1981. Setelah itu, kejuaran dibuat setahun kemudian yang mempertegas adanya kemajuan dalam bidang tersebut.

Masuknya Komunitas Pecinta BMX Di Indonesia

Pengenalan kegiatan olahraga penuh tantangan ini ternyata menarik minat para pemuda di seluruh pelosok dunia. Para pemuda di berbagai negara nampaknya sangat antusias dengan adanya kegiatan tersebut. Karena kegiatan ini dipandang lebih menarik dan lebih murah.

Para pemuda dari Indonesia sendiri juga sangat tertarik dengan kegiatan tersebut. Bahkan sampai saat ini, sudah ada puluhan komunitas pecinta BMX yang tersebar luar di seluruh pelosok negeri.

Masuknya olahraga ini ke tanah air tidak begitu jelas. Tapi kemungkinannya ada di tahun 1990an dimana olahraga ini telah menjadi salah satu sorotan dunia. Dan tentunya ketika olahraga ini masuk dalam cabang olahraga yang diperlombakan di olimpiade.

Beberapa pemuda tertarik untuk meniru apa yang dilakukan oleh atlet BMX. Dan dalam perkembangannya, Indonesia juga membentuk sebuah wadah yang dikenal dengan asosiasi BMX Indonesia (ABI).

Pembentukan ini diresmikan pada 1 April 2001. Asosiasi ini membawahi sejumlah komunitas yang menyukai BMX yang tersebar di seluruh pelosok negeri.
Dari banyaknya komunitas, lahirlah sejumlah atlet-atlet yang dikenal oleh masyarakat luas. Malahan beberapa nama beken pernah mengharumkan nama bangsa.

Freestyler Sepeda BMX Asal Indonesia

BMX

Perlu digarisbawahi jika kegiatan ini tidaklah mengenal batasan umur. Siapapun bisa bergabung ke dalam komunitas tersebut. Hanya saja, kebanyakan diisi dengan para pemuda yang punya jiwa petualang dan suka hal-hal berbau tantangan.

Sejumlah komuntas pecinta sepeda BMX ini tersebar di penjuru negeri. Tentu saja beberapa kawasan Jabodetabek masih menjadi kawasan yang paling dominan. Secara kawasan ini terbilang lebih maju.

Dari beberapa komunitas ini, lahir sejumlah freestyler yang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengayuh sepeda. Mereka memiliki kemampuan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan beberapa pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Salah satunya adalah Tony Syarifuddin. Pemuda Indonesia ini bahkan dipercaya oleh bangsa dengan diturunkannya di Olimpiade Rio. Tepatnya mewakili Indonesia di nomor BMX SX.

Selain itu, tentu masih ada nama beken lainnya. Salah satunya adalah Jujun Junaedi atau yang dikenal dengan Kang Jujun. Pemuda kelahiran Bandung ini termasuk freestyler handal dan menjadi idola para pemuda di tanah air.

Sejumlah prestasi pernah disandangnya. Diantaranya adalah juara 1 jumping kontes Bandung, juara I sepeda BMX Bekasi, juara 1 BMX Battle Tournament Indonesia tahun 2008 dan masih banyak lagi.

Ini jelas sebuah prestasi yang membanggakan. Dan kegiatan ini jauh lebih positif, membuat para pemuda jauh lebih aktif. Anda yang memiliki ketertarikan yang sama dengan hobi tersebut, tidak salahnya jika tekun berlatih sepeda BMX.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *