Jangan Bangga Dulu Jika Belum Pernah Menaklukkan 8 Lokasi Rappelling Terbaik Di Indonesia Ini

panjat tebing

Apa itu Belajar Online

Memang sekilas terlihat mudah saat kamu melihat para pendaki melakukan rappelling (turun tebing). Tapi realitanya rappelling ini ternyata adalah teknik dari panjat tebing yang paling berbahaya. Nah, kalau kamu masih bingung apa itu rappelling, berarti kamu harus segera belajar bahasa inggris nih biar tau arti katanya dalam bahasa Indonesia.

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Nah saking berbahayanya rappeling ini, banyak pendaki yang sampai mengalami kecelakaan fatal. Tapi, bukan berarti rappeling ini tidak mungkin dilakukan, namun memang saat melakukannya dibutuhkan teknik-teknik khusus agar tetap bisa membuatmu aman.

Hal-hal Yang Harus Diketahui Dalam Rappelling

Sebenarnya rapelling bukan hanya untuk olahraga panjat tebing saja, menguasai teknik rappelling merupakan hal yang wajib dilakukan oleh kamu yang juga sering melakukan kegiatan mendaki tebing.

Apalagi terkadang saat mendaki tebing, para pendaki sering tiba-tiba dihadapkan dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat seperti halnya badai yang disertai dengan petir, maka untuk menjaga keselamatan, pendaki harus segera turun tebing. Dan disinilah kemampuan dari rappelling dibutuhkan.

Apalagi sebenarnya teknik turun tebing ini sangat krusial dan termasuk teknik yang paling berbahaya. Selain harus memiliki kemampuan rappelling yang mumpuni, para pendaki tebing dituntut untuk memiliki pengalaman saat menangani berbagai jenis peralatan pendakian seperti halnya harness, discender, tali dan lain sebagainya.

Umumnya ada dua tipe di dalam rappelling yang sering digunakan oleh para pendaki tebing, yaitu rappelling cepat dan rappelling lambat. Untuk tipe yang cepat umumnya digunakan saat mengikuti kejuaraan panjat tebing.

Sedangkan untuk rappelling lambat umumnya digunakan oleh para pendaki gunung maupun pemanjat tebing profesional. Namun meskipun seperti itu, sebagai climber kamu tentunya harus bisa menguasai 2 tipe dari rappelling tadi.

8 Lokasi Rappelling Terbaik Di Indonesia

Alam Indonesia dikenal memiliki lokasi panjat tebing dengan keistimewaan masing-masing. Tidak hanya menyuguhkan tebing-tebing yang curam, namun juga didukung dengan pemandangan alam yang luar biasa.

Untuk kamu yang ingin merasakan sensasi yang berbeda, di bawah ini adalah lokasi rappelling terbaik yang bisa kamu coba:

Gunung Api Purba

rappelling gunung api purba
Image Source: jejakpiknik[dot]com
Terletak di desa Nglanggeran, Gunung Kidul Yogyakarta, tebing-tebing yang ada di kawasan gunung Api Purba dikenal memiliki tingkat kesulitan yang beragam, mulai dari yang termudah sampai yang paling sulit. Oleh sebab itu sangat cocok untuk dijadikan sebagai lokasi rappelling bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Tebing Uluwatu di Bali

panjat tebing uluwatu
Image Source: wikipedia

Dengan ketinggian sekitar 75 sampai dengan 100 meter, membuat tebing Uluwatu memiliki tingkat kesulitan yang bervareasi. Selain itu, karakter dari dinding reliefnya juga cukup tajam. Selain itu letaknya yang berada di bibir pantai bisa memberikan nilai plus tersendiri.

Tebing Citatah

panjat tebing di citatah
Image Source: pengentraveling[dot]com
Tebing Citatah memiliki tiga tebing yang masing-masing memiliki tingkat kesulitan dan ketinggian yang bervareasi. Ada tebing Citatah 48, 90, dan 125. Dari ketiganya, tebing Citatah 48 dan 125 yang paling sering dipilih untuk kegiatan turun tebing.

Tebing Nunggal

tebing klapa nunggal arena panjat
Image Source: goindospot[dot]com
Tebing ini dikenal memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dikarenakan minim pegangan. Maka dari itu sangat cocok bagi kamu yang sudah berpengalaman.

Lembah Harau

wisata panjat tebing lembah harau
Image Source: Indonesiatourist[dot]com
Lokasi rappelling terbaik di Indonesia adalah Lembah Harau ini. Selain itu lokasi ini juga didukung dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Lembah yang diapit oleh dua bukit cadas ini memiliki ketinggian 150 meter serta kemiringannya mencapai 90 derajat.

Tebing Pantai Siung

panjat tebing pantai siung
Image Source: njogjatours[dot]co[dot]id
Selain dikenal dengan keindahan pantanya, pantai Siung ternyata juga menawarkan tebing-tebing yang bisa digunakan untuk melakukan rappelling dengan lokasi yang bervariasi.

Rata-rata tinggi tebingnya sekitar 15 m dengan jenis batuan karst. Oleh sebab itu sangat cocok bagi para pemula. Menariknya lagi, saat melakukan rappelling di tebing pantai Siung ini, kamu bisa sekaligus menikmati pemandangan laut yang eksotisnya tiada duanya.

Goa Jomblang

panjat tebing goa jomblang
Image Source: tanahnusantara[dot]net
Bagi kamu yang masih bingung menentukan lokasi rappeling terbaik, di Yogyakarta ada sebuah termpat paling asyik juga seru untuk rappeling, namanya adalah goa Jomblang.

Memiliki bentuk seperti sumur yang menganga dengan ketinggian sekitar 20 meter membuat goa yang satu ini wajib untuk kamu taklukkan. Terlebih lagi banyak kejutan istimewa yang siap menyambut kedatangan kamu di sana. Apalagi jika bukan vegetasi yang sudah terbentuk sejak rubuan tahun yang lalu.

Goa Ratusan Tahun

panjat tebing gua cibongas
Image Source: tanahair[dot]com
Kegiatan rappeling di gua yang satu ini sudah pasti akan sangat menguji mental kamu. Goa yang terletak di Cibongas Garut ini juga terdapat makam di dalamnya. Saat melewati makam tersebut, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan sebuah ruangan dengan akses cahaya sehingga menjadikannya memiliki pemandangan yang sangat luar biasa.

Tidak hanya itu saja, di dalam goa Ratusan Tahun ini, kmau juga dapat melihat berbagai jenis batuan stalaktit yang diprediksi sudah berusia ratusan tahun.

Seperti itulah gambaran sedikit mengenai kegiatan rappelling serta beberapa lokasi rappelling terbaik di Indoensia yang bisa kamu coba. Bagi para pecinta rappelling pasti penasaran dong dengan 6 lokasi tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *