Kurang Popular Tidak Berarti Motocross Bukan Olahraga Favorite

motocross

Mungkin tidak hanya di Indonesia. Secara umum, motocross bukanlah jenis olahraga yang difavoritkan. Jauh lebih banyak penggembar MotoGP, misalnya. Namun, hal ini tidak membuat olahraga yang satu ini tidak punya penggembar. Ternyata, diam-diam banyak penggemarnya. Bedanya, MotoGP mendapatkan perhatian media karena banyaknya sponsor. Sementara motocross tidak.

Pembalap MotoGP Juga Suka Motocross

Siapa sangka jika banyak juga pembalap MotoGP yang suka naik motocross. Sebut saja Maverick Vinales. Pembalap MotoGP yang sekarang di Yamaha ini justru menjadikan motocross sebagai latihan andalan. Jadi, pembalap yang satu ini tidak hanya latihan di sirkuit halus, tapi juga sirkuit berbatu. Tentu saja tidak dengan motor yang ia tunggangi saat di lintasan MotoGP tapi menggunakan motocross.

motocross

Siapa yang tidak kenal Valentino Rossi. Pembalap yang sebenarnya tidak lagi muda ini sempat mengatakan kepada media bahwa dirinya berencana untuk ikut motocross selepasnya mundur dari perlombaan MotoGP. Sempat beberapa kali Rossi tertangkap kamera mengendarai motocross.

Klik Link Temukan ▶ 🇬🇧 Bahasa Inggrisdan Fun Learning English Terbaik di Indonesia hanya di EF!

Marc Marquez yang sering berseteru dengan Rossi pun menjadikan motocross sebagai latihan fisiknya. Bahkan, ia mengatakan bahwa metode latihan motocross membuatnya lebih siap untuk berlaga di MotoGP.

Jadi, siapa bilang motocross bukan olahraga favorite? Justru banyak atlet MotoGP yang menjadikan motocross sebagai ajang untuk latihan fisik.

Motocross Merupakan Olahraga Fisik Paling Keras

Mungkin Anda bertanya mengapa motocross disukai banyak pembalap MotoGP. Selain sebagai ajang latihan, ternyata ada alasan lain. Motocross merupakan olahraga yang paling menguras tenaga. Dengan melakukan olahraga motocross, fisik Anda akan sangat lelah.

Bisa jadi ini juga yang ingin didapatkan oleh para pembalap MotoGP. Agar mereka semakin kompetitif di arena MotoGP, maka mereka butuh tantangan yang jauh lebih berat. Tidak lain adalah di sirkuit motocross. Dengan demikian, ketika mereka berlaga di sirkuit MotoGP, mereka merasa lebih ringan. Karena rasa lelah lebih rendah dirasakan jika dibandingkan ketika latihan dengan motocross.

Masuk akal juga, kan?

Dari sinilah bisa ditarik kesimpulan mengapa tidak banyak yang berani menjadi atlet motocross. Karena memang hanya mereka yang punya fisik yang super kuat saja yang bisa melakukan olahraga ini. Seorang atlet motocross harus memiliki massa badan yang bagus, otot yang kuat, serta kekuatan yang baik. Di sisi lain, ia juga harus punya mental yang positif. Karena saat ia berada di sirkuit motocross, bukan hanya kemampuan fisik saja yang dibutuhkan tapi juga mental yang positif.

Akan tetapi, hal tersebut tidak seharusnya membuat Anda minder. Jika Anda berniat untuk terjun di dunia motocross, itu bukan hal yang mustahil. Asal ada kemamuan yang keras, Anda juga bisa atlet motocross yang sukses.

Butuh Latihan Fisik yang Ekstra Bagi Atlet Motocross

Jadi, yakin ingin menjadi atlet motocross? Atau ingin menjalankan olahraga ini sebagai hobi? Apapun itu alasan Anda, Anda harus mempersiapkan fisik Anda.

Setidaknya ada dua olahraga yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan sebagai latihan fisik atlet motocross.

1. Lari
Hampir semua atlet disarankan untuk melakukan latihan fisik berupa lari ini. Namun, untuk Anda yang ingin menjadi atlet motocross, ada beberapa tujuan mengapa Anda disarankan untuk melakukan latihan ini.

Pertama, lari akan melatih daya tahan tubuh serta kekuatan kaki. Organ tubuh yang sangat penting untuk dijaga kekuatannya ketika melakukan olahraga motocross adalah kaki. Oleh sebab itu, lari menjadi latihan fisik yang wajib bagi semua atlet motocross.

Kedua, melatih jantung.Motocross merupakan olahraga yang membutuhkan adrenaline yang kuat. Jadi, jantung harus dijaga. Dan lari bisa dijadikan sebagai latihan untuk memastikan jantung dalam kondisi yang sangat baik. Jadi, ketika harus menghadap rintangan yang sulit sekalipun seperti lompatan yang tinggi, medan yang terjal, dan lain sebagainya, Anda sebagai atlet motocross tidak merasa takut.

Ketiga, dan ini yang paling penting, lari sebagai cara untuk melatih kewaspadaan. Motocross tidak hanya membuat Anda harus waspada terhadap hal-hal yang bisa terjadi begitu cepat. Karena Anda berkompetisi dengan atlet lain yang memacu motornya begitu kencang. Dan untuk melatih kewaspadaan ini, lari menjadi latihan ringannya. Saat lari, Anda tidak hanya melatih otot kaki dan jantung tapi juga melatih kewaspadaan terhadap apapun yang ada di sekitar.

2. Renang
Sama seperti lari. Renang dijadikan latihan para atlet motocross untuk memperkuat otot dan juga jantung. Bahkan, renang ini jauh lebih efektif untuk membuat otot kuat dan jantung sehat.
jadi, jika Anda ingin menggeluti hobi motocross, sebaiknya persiapkan fisik Anda dengan baik. Lakukan latihan ringan seperti lari dan renang.

Apakah itu sudah cukup?
Tidak. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bukan hanya fisik yang kuat saja yang dibutuhkan oleh seorang atlet motocross. Mereka juga butuh mental yang sehat dan positif.

Apa yang harus dilakukan? Dua hal yang sering dilakukan oleh atlet motocross. Meditasi dan istirahat yang cukup. Dua hal ini yang sepertinya wajib dilakukan satu atau dua hari sebelum pertandingan. Karena bukan hanya fisik saja yang harus dipersiapkan dengan matang melainkan juga mental. Setelah latihan rutin berhari-hari, sehari atau dua hari sebelum pertandingan, mental juga harus disiapkan. Hindari hal yang membuat pikiran negatif. Dan itu bisa dilakukan dengan cara melakukan mediatasi disertai dengan istirahat yang cukup.

Jadi, pada dasarnya, motocross merupakan olahraga yang tidak hanya menyehatkan fisik. Bukan hanya untuk membuat fisik kuat tapi juga mental. Maka dari itu, bukan hal yang salah jika Anda memutuskan untuk menggeluti hobi motocross ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *