Khasiat Komplit Bir Pletok “Bir”nya Orang Betawi Untuk Tubuh Sehatmu

Bir pletok merupakan salah satu minuman tradisional khas Betawi yang masih eksis di kalangan masyarakat. Baik masyarakat Jakarta maupun masyarakat lainnya yang berada di luar Jakarta. Kepopuleran bir pletok disebabkan oleh namanya yang mungkin banyak membuat orang bingung. Memang cukup mengherankan untuk membayangkan minuman tradisional khas suku Betawi yang notabenenya sangat religius tapi menyebut minuman khasnya dengan “bir”.

Klik Link Temukan Cara Belajar Bahasa ▶ 🇬🇧 Inggrisdan Fun Learning English Terbaik di Indonesia hanya di EF!

Jangan salah sangka dulu, walaupun disebut dengan “bir” minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol dan tidak menimbulkan efek mabuk. Lalu mengapa disebut dengan “bir?”

Asal-usul bir pletok

Banyak versi mengenai asal usul bir pletok yang satu ini. Tapi menurut beberapa budayawan betawi mengatakan bahwa pada jaman dahulu, masyarakat betawi merupakan masyarakat yang sangat lekat dengan nilai-nilai Islam hingga datanglah Belanda ke wilayah Batavia sebagai penjajah. Kedatangan Belanda tidak hanya untuk tinggal tetapi juga membawa kebudayaan barat salah satunya adalah budaya berpesta. Bahkan budayawan betawi menyebut bahwa orang-orang Belanda dengan si “gila” pesta. Mereka terlalu sering berpesta tiap malam sehingga membuat warga lokal yang dimaksudkan disini adalah masyarakat Betawi penasaran sebenarnya apa yang mereka lakukan. Akhirnya orang Betawi mengetahui aktivitas pesta mereka yang diantaranya adalah minum-minuman keras. Besarnya pesta yang diadakan dilihat dari seberapa banyak minuman yang mereka keluarkan.

Nah hal ini akhirnya membuat rasa penasaran orang Betawi sebenarnya seperti apa sih minuman yang orang Belanda minum? Tapi mereka juga melihat efek yang ditimbulkan dari minuman keras tersebut. Orang yang meminum minuman keras akan mabuk, dan mabuk hukumnya haram bagi orang Islam sehingga orang betawi tidak bisa merasakan minuman keras tersebut. Maka dari itu, mereka juga membuat minuman tandingan yang bisa dinikmati tanpa menyebabkan mabuk.

Sama seperti kamu yang mungkin penasaran tentang sebutan “bir” dalam bahasa inggris. Maka, tidak ada salahnya untuk belajar grammar dari sekarang yang akan memberikanmu manfaat dan yang pasti tidak akan membuatmu mabuk seperti minum bir asli kok.

Jika dilihat dari tampilannya, memang sedikit mirip dengan bir yang sebenarnya dengan warna oranye ke merah-merahan. Ini karena bir pletok memang sengaja dibuat mirip dari segi tampilan agar menyerupai bir sungguhan. Jadi dapat dikatakan bahwa bir pletok adalah “bir”nya orang betawi.

Tapi tentu saja bir pletok diolah secara tradisional. Tidak hanya cara pembuatannya, bahan-bahannya yang digunakannya pun rempah-rempah seperti jahe, daun sereh, dan daun pandan wangi. Sekalipun yang menyebabkan warnanya begitu oranye karena diberi kayu manis. Warna oranye sengaja diciptakan untuk menyerupai bir yang asli milik orang Belanda yakni anggur. Jika ingin menjadi lebih merah lagi tinggal tambahkan komposisi kayu manisnya saja namun semuanya tergantung selera. Jadilah bir betawi yang menghangatkan tapi tidak memabukan. Duh…

Lalu kalian pasti bertanya-tanya mengapa disebut dengan dengan “bir pletok” Darimana asalnya mengapa dinamai bir pletok. Bir pletok disebut dengan “pletok” karena katanya botol-botol bir orang Belanda yang memakai kayu untuk menutup botalnya, dan ketika dibuka akan menimbulkan kan bunyi “pletok”. Nah dari situlah mengapa bir orang Betawi disebut dengan Bir Pletok.

Ikuti Video Wisata Jakarta bersama Iona dan Ebba (Sweden) : EF.ID/wisatajakarta

Sejak saat itu, bir pletok dikenal sebagai minuman khas betawi yang memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh. Eksistensi bir pletok semakin berkembang dan menyebar hingga keluar Jakarta. Banyak daerah-daerah yang menyuplai bir pletok khas betawi ini. Banyak pula yang mulai belajar memproduksi bir pletok secara mandiri sehingga tidak perlu mengirim dari pasokan di Jakarta. Namun entah mengapa, rasa yang dihasilkan masih memiliki perbedaan dibandingkan dengan bir pletok dari Jakarta asli.

bir pletok
source : indonesiatravell[dot]id
Jika kamu main-main ke daerah Setu Babakan Jakarta Selatan, di sana masih banyak usaha-usaha rumahan yang menjual bir pletok “asli” dengan resep turun temurun keluarga Betawi. Sekarang mereka sudah banyak melakukan inovasi untuk menjadikan bir pletok semakin dikenal. Salah satunya dengan mengeluarkan bir pletok versi bubuk dalam sache yang bisa kita seduh sendiri dirumah. Sehingga memudahkan untuk membawanya tanpa khawatir untuk tumpah di jalan jika kemasannya masih di dalam botol. Walaupun demikian masih banyak yang lebih memilih untuk membeli bir pletok yang sudah siap minum dalam kemasan botol. Selain karena dianggap khasiatnya lebih manjur, juga untuk memudahkan menyiapkannya tidak perlu repot-repot menyeduh. Sebenarnya yang bubuk atau yang langsung minum, keduanya masih sama-sama memiliki khasiat yang sama. Bir pletok dalam kemasan sache atau bubuk tidak mengurangi komposisinya dan tetap sesuai dengan bir pletok cair dalam botol.

Khasiat bir pletok

souce : pegipegi[dot]com

Kira-kira kamu tahu nggak apalagi khasiat bir pletok selain untuk menghangatkan tubuh? Ternyata masih banyak khasiat dan manfaat yang terkandung di dalam bir pletok yang berbahan baku jahe. Seperti yang kita tahu, jahe memang memiliki sejuta khasiat yang baik untuk tubuh kita jika dikonsumsi dengan teratur. Apa saja sih manfaatnya? Yuk simak!

1. Meredakan nyeri lambung dan nyeri sendi

Jahe mampu menurunkan asamm lambung yang biasanya membuat lambung terasa perih dan nyeri. Selain itu hal yang sama juga dilakukan jahe untuk meredakan nyeri sendi karena jahe mampu melemaskan otot-otot yang kaku pada sendi.

2. Mengobati masuk angin

Kamu pasti sudah sering dengar obat masuk angin yang menggunakan jahe sebagai komposisi dasarnya. Yaps! Jahe memang bisa mengeluarkan gas-gas yang terdapat di dalam tubuh kita lho.

3. Meningkatkan napsu makan

Punya adik atau orang terdekat yang susah makan? Jangan cekok dengan jamu yang rasanya pahit tak karuan! Berikan ia bir pletok secara rutin karena jahe dipercaya untuk meningkatkan napsu makan seseorang. Kandungan enzim protease dan lipase yang terkandung dalam jahe berfungsi memecah protein dan lemak. Enzim inilah yang membantu mencerna dan menyerap makanan sehingga meningkatkan napsu makan.

4. Menambah stamina

Karena napsu makan kita bertambah, otomatis kita sering makan makanan yang bergizi sehingga gizi yang masuk ke dalam tubuh kita diolah lagi dengan zat yang ada di dalam jahe sehingga lebih maksimal untuk diserap tubuh. Hal ini akan membuat tubuh kita akan terasa bugar dan kuat.

5. Meredakan migraine

Penelitian menemukan, jahe bisa meredakan rasa sakit migrain dengan cara menghentikan kerja prostaglandin, penyebab rasa sakit dan peradangan si pembuluh darah.

6. Meredakan kram

Selain kunyit, ternyata kawannya si jahe ini juga bisa untuk digunakan untuk meredakan kram, terutama kram akibat nyeri datang bulan.

Ketika kamu sudah mengetahui khasiat yang terkandung di dalam minuman tradisional Betawi, kamu akan tertarik untuk mencobanya. Sebisa mungkin untuk minum bir pletok tanpa menambahkan pemanis agar khasiatnya semakin optimal di tubuhmu.

Bir pletok memang unik. Ternyata namanya saja “bir” tapi ternyata efeknya justru baik untuk tubuh. Sangat berbeda dengan bir-bir asli pada umumnya. Minuman tradisional memang sudah sejak lama diakui memiliki banyak khasiat di dunia kesehatan. Maka dari itu, jangan ragu lagi untuk mencoba mencicipi berbagai minuman tradisional. Salah satunya adalah bir pletok ini. Selain memiliki beragam manfaat, rasanya juga enak dan menyegarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *