Gulai Itiak Khas Bukittinggi, Pedasnya Mantap!

gulai itik

Memang tidak ada habis-habisnya olahan khas dari Bukittinggi. Salah satu makanan khas Bukittinggi yang wajib Anda cicipi jika suatu saat berkunjung ke sana bernama gulai Itiak. Salah satu olahan khas Bukittinggi yang sangat terkenal dengan rasa yang tiada duanya.

Bagi Anda para pecinta kuliner pedas, olahan makanan khas Bukittinggi harus Anda coba. Dijamin lidah Anda akan sangat cocok. Sebab umumnya olahan kuliner khas Bukittinggi ini dikenal pedasnya sangat pas di lidah. Salah satunya adalah gulai Itiak ini.

BELI KURSUS, GRATIS KURSUS! Dan dapatkan hadiah merchandise menarik*. Buruan dapetin ▶ 💰 DISKONBelajar Inggris di EF English First. Belajar semakin menyenangkan! 🇬🇧 🇮🇩 🇸🇪

Apa itu Gulai Itiak? Gulai Itiak ini adalah salah satu makanan khas dari kota Godang Agam Bukittinggi yang sebenarnya letaknya tidak jauh dari kota Gadang. Gulai itiak ini disebut juga sebagai Tanak Kota Gadang.

Image Source: blogspot.com

Bahan utama dari gulai ini adala itik yang nanti setelah dipotong kemudian dibakar terlebih dahulu. Ketepatan memilih itik muda merupakan kunci utama jika ingin rasa dari gulai Itiak ini menjadi semakin nendang.

Umumnya itik yang dipilih adalah itik yang berumur enam bulan. Hal ini dikarenakan itik dengan umur segitu masih memiliki tekstur daging yang empuk. Dan inilah yang membuat kenapa gulai Itiak ini banyak sekali penikmatnya.

Sejarah Penamaan Dari Gulai Itiak

Tentunya nama gulai itiak ini tidak datang begutu saja. Dan ternyata ada sejarahnya sehingga sampai saat ini dikenal dengan nama gilai Itiak. Memang tidak bisa dipungkiri jika daerah Bukittinggi selain memiliki iklim yang sejuk, juga dikenal dengan kuliner khasnya yang sangat memanjakan lidah para penikmatnya.

Penamaan gulai Itiak sebenarnya tidak lepas dari bahan dasar pembutaan dari gulai ini, yakni itik. Dan itik ini dalam bahasa Bukittinggi adalah Itiak, maka dari itu kenapa gulai ini lebih dikenal dengan gulai Itiak. Yang sebenarnya jika dilafalkan dengan bahasa Indonesia akan berbunyi gulai Itik.

Selain itu, umumnya itik yang dipilih untuk membuat gulai Itiak ini adalah itik muda jantan yang kepalanya berwarna hijau. Hal ini dikaranakan itik jenis ini selain dari segi rasanya lebih nikmat, dagingnya juga terasa lebih empuk ketika dimakan.

Proses Pembuatan Gulai Itiak

Setelah Anda menemukan itik yang cocok, lalu Anda tinggal memotongnya kemudian rendam dengan menggunakan air panas. Setelah itu cabuti bulunya. Jangan lupa isi perutnya juga Anda keluarkan.

Untuk menghilangkan sisa bulunya, itik dibakar dengan menggunakan api yang kecil. Selanjutnya itik yang sudah bersih lalu dipotong-potong. Biasanya satu ekor itik ini dipotong menjadi empat bagian.

Pada saat yang bersamaan, Anda bisa menyiapkan racikan bumbu yang sebelumnya sudah dihaluskan. Bumbu tersebut terdiri dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan kunyit. Jangan lupa tambahkan juga cabai hijau kering dengan takaran untuk setiap ekor itik diberi 0,5 kg cabai.

Kemudian daging itik tadi digodok bersamaan dengan bumbu dan juga cabai. Gulai Itiak ini tidak menggunakan santan supaya rasa dagingnya lebih segar. Untuk proses penggodokan daging itiknya terbilang cukup lama, butuh waktu 48 jam atau satu hari satu malam.

Image Source: bukittinggiku.com

Tujuan dari lamanya proses penggodokan ini supaya pedas dari cabai bisa meresap sampai ke dalam serat daging itik tadi. Selain itu daging itik akan terasa lebih empuk dan tidak akan terasa amis lagi.

Nikmati Sensasi Pedas Gulai Itiak Lado Hijau Bukittinggi

Gulai Itiak Lado Hijau adalah salah satu masakan khas dari Kota Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sensasi pedas dipadu dengan daging itik yang empuk dan gurih membaat makanan yang satu ini sangat terkenal di daerah asalnya dan mendapatkan tempat yang khusus di hati masyarakat.

Bahkan beberapa rumah makan yang menyajikan menu Gulai Itiak Lado Hijau ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik dari daerah sekitar ataupun dari luar daerah. Jadi bisa dibilang menu ini menjadi salah satu menu favorit beberapa rumah makan yang ada di Bukittinggi.

Meskipun rendang merupakan salah satu masakan yang paling terkenal dari daerah ini, namun ternyata menu Gulai Itiak Lado Hijau tetap bisa mencuri perhatian dari para pecinta kuliner yang berkunjung di daerah itu.

Rahasia dari kenikmatan masakan berbahan utama itik ini sebenarnya sama seperti jenis masakan lainnya, yakni terletak pada pemilihan bahan utama dan proses pembersihannya. Jadi itik yang dipilih bukan itik yang sembarangan. Ada kriteria tertentu untuk dijadikan sebagai Gulai Itiak Lado Hijau.

Untuk membuat Gulai Itiak Lado Hijau ini juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Untuk proses memasaknya sendiri bisa sampai memakan waktu 12 jam. Berbeda halnya dengan belajar bahasa, dimana sekarang semua orang bisa belajar bahasa inggris cepat. Dan ternyata jika waktu memasak ini dipangkas bisa berpengaruh terhadap kualitas rasanya.

Wajar saja jika Gulai Itiak Lado Hijau ini terkenal dengan rasanya yang pedas. Coba bayangkan, setiap satu ekor itik, butuh 1,5 kg cabai. Maka wajar saja jika gulai yang satu ini sangat diburu oleh para pecinta kuliner pedas.

Bagi Anda yang kebetulan sedang berlibur ke daerah Bukittinggi, jangan sampai untuk tidak mencicipi gulai itiak ini. Namun bagi Anda yang tidak tahan dengan masakan pedas, disarankan jangan sekali-kali untuk mencobanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *