Dendeng Batokok! Masakan Buat Kamu yang Suka Pedas

Apa itu Belajar Online

Salah satu olahan daging yang sangat populer di Indonesia adalah dendeng. Bahkan bisa dibilang setiap daerah memiliki dendeng khasnya sendiri-sendiri. Salah satu dendeng yang wajib untuk segera Anda cicipi kelezatannya adalah dendeng Batakok yang merupakan olahan khas dari tanah Minang. Apa itu Dendeng Batokok?

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda begitu mendengar kata dendeng? Sudah pasti akan terbayang irisan daging tipis dan sedikit kering yang sudah dibumbui, memiliki warna kecoklatan, bertabur bumbu ketumbar, dan rasanya cenderung manis. Sangat menarik bukan? Sama seperti pelajaran Inggris.

Bisa dibilang makanan olahan daging ini terbilang praktis sebab Anda hanya tinggal menggorengnya saja dan sudah bisa dinikmati. Selain itu bentuknya dan juga cara menikmatinya yang mudah dan praktis menjadikan dendeng ini kerap dibawa sebagai makanan bekal.

Umumnya dendeng ini hanya menggunakan satu jenis daging saja, yakni daging sapi. Akan tetapi ada juga yang membuat dendeng dari daging kambing atau daging babi. Bahkan ada juga yang membuat dendeng dari hewan hasil buruan, misalnya caribou, elk, venison, dan rusa.

Jenis Dendeng Menurut Cara Pengolahannya

Image Source: selerasa.com

Sebelum mengulas lebih jauh terkait dengan dendeng Batokok, mari kenali terlebih dahulu jenis dendeng berdasarkan dari cara pengolahannya. Inilah beragam macamnya:

1. Dendeng Kering

Dendeng kering ini meliki ciri khas teksturnya kering dan renyah. Umumnya dibuat dengan cara digoreng, dikeringkan, atau bahkan juga ada yang dibakar. Dikarenakan dendeng ini bertekstur tipis, maka tidak dimasak dahulu di bumbu, namun hanya direndam saja hingga bumbunya benar-benar meresap. Cara ini dimaksudkan untuk menjaga dendeng supaya bahannya tidak hancur.

2. Dendeng Basah

Sebenarnya untuk langkah awal saat memasak dendeng basah ini hampir mirip pada saat Anda memasak rendang. Jadi dagingnya dimasak lama supaya bumbunya bisa meresap ke dalam daging. Bahkan sampai airnya benar-benar surut dan kering.

Umumnya cairan yang digunakan bisa berupa santan atau kaldu yang sudah dicampur dengan berbagai macam rempah dan juga bumbu-bumbu. Nanti setelah kering, barulah dendeng bisa digoreng.
Untuk teknik menggorengnya juga bermacam-macam. Ada yang mengangkat dagingnya terlebih dahulu barulah digoreng di wajan yang lain dan ada juga yang setelah cairannya kering langsung menggorengnya di wajan yang sama.

3. Dendeng Kering Bersaus

Dendeng kering bersaus ini sebenarnya merupakan jenis dendeng kering yang kemudian disajikan bersama saus. Jadi terlebih dahulu dendeng kering digoreng atau juga bisa dibakar sampai benar-benar matang dan renyah.
Baru setelah itu, dendeng diaduk bersamaan dengan saus. Umumnya di daerah Sumatera Barat yang sering menasak dendeng kering dengan saus seperti ini. Untuk saus yang digunakan umumnya berbahan dasar cabai. Contohnya saja seperti dendeng Batakok.

Umumnya cabai yang digunakan untuk membuat dendeng jenis ini hanya ditumbuk kasar lalu ditumis dengan menggunakan banyak minyak. Tidak hanya cabainya saja, namun bawang juga ikut ditumis. Dan pada saat menumisnya juga lama, kira-kira sampai minyak ikut pedas hingga berubah warna.

Sejarah Asal Mula Nama Dendeng Batokok

Image Source: blogspot.com

Jika melihat ulasan sebelumnya, dendeng Batokok ini masuk dalam kategori jenis dendeng kering bersaus. Kemudian apakah ada sejarahnya sehingga dendeng ini diberi nama dendeng Batokok?

Dendeng Batokok ini merupakan dendeng khas dari Bukittinggi. Istilah Batokok ini sendiri diambil dari cara memasak dendeng yang satu ini, yaitu cara masaknya dengan cara ditokok-tokok atau dipukul-pukul.

Jadi prosesnya adalah daging yang masih mentah kemudian direndam dengan bumbu lalu diiris tipis. Setelah itu kemudian dipukul-pukul pakai batu atau cobek supaya seratnya pecah, menjadi lebih tipis, dan juga lebih lebar.

Dengan tektur daging yang seperti itu, pada akhirnya bumbu juga akan mudah meresap. Selanjutnya, daging tadi kemudian dibakar. Dan setelah matang lalu dilumuri dengan minyak tanak dan bumbu cabai.

Proses Pembuatan dari Dendeng Batokok

Image Source: bundamasak.com

Untuk proses pembuatan dendeng Batokok ini bisa dumulai dengan daging sapi yang sudah diiris menjadi sangat tipis sekitar 1 sampai dengan 2cm. Setelah itu dipukul-pukul, bisa menggunakan batu atau alat lainnya seprti cobek.

Ini dimaksudkan supaya daging sapi yang sudah dipotong tadi menjadi semakin lembut dan tidak kenyal. Setelah dipukul-pukul, selanjutnya tinggal dimasak dengan menggunakan berbagai jenis bumbu dapur, seperti cabai merah, cabai hijau, kunyit, garam, dan santan.

Untuk membuat dendeng Batokok yang berkualitas, pilihlah daging sapi pada bagian paha atas atau bisa juga yang di dekat ekor. Sebab bagian itu selain lebih bisa memberikan citarasa yang nikmat, daginya juga tidak terlalu keras.

Jika diperhatikan, dendeng Batokok ini sekilas seperti perbaduan dari daging sapi yang sangat gurih dengan saos balado yang pedas. Pasti akan sangat nikmat jika dimakan pada siang hari.

Maka dari itu, jika kebetulan Anda sedang berada di daerah Bukittinggi dan sekitarnya, jangan lupa nuntuk menyempatkan menikmati kuliner khasnya yaitu dendeng Batokok yang memiliki cita rasa yang berbeda dari olahan dendeng pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *