Bunthil Hadirkan Rasa Yang Berbeda, Ternyata Inilah Bahan Untuk Membuatnya!

buntil

Bunthil merupakan makanan tradisional jawa. Cita rasa yang dihadirkan berbeda dengan panganan lainnya. Tentunya telah menjadi makanan utama di masa lampau.

Klik Link Temukan Cara ▶ 🇬🇧 Belajar Bahasa Inggris Dasardan Fun Learning English Terbaik di Indonesia hanya di EF!

Sejauh ini, tidak sedikit orang yang kurang mengerti mengenai makanan ini. Salah satu alasannya tentu dikarenakan oleh makanan ini adalah makanan khas daerah. Kemudian makanan ini telah tergerus oleh jaman.

Memang benar. Zaman yang terus berubah mengakibatkan banyaknya perubahan dalam berbagai sektor. Untuk makanan tradisional sendiri, makanan ini seakan menghilang dari peredaran, tergantikan dengan makanan-makanan modern.

Perlu diingat, makanan zaman dahulu punya kualitas dalam gizi. Pasalnya, makanan terdahulu lebih dominan memanfaatkan sayuran. Contohnya adalah makanan tradisional Karanganyar yang dikenal dengan sebutan buntil ini.

Pada kesempatan kali ini, buntil yang merupakan makanan tradisional ini akan diulas. Tentunya untuk mengenalkan kembali pada Anda. Tujuannya adalah makanan ini bisa menjadi pilihan dikala makanan modern telah banyak mengandung bahan-bahan kimia, makanan ini cocok dicampur dengan nasi dan menjadi menu utama sebelum Anda berangkat kursus bahasa Inggris.

Gambaran Mengenai Bunthil

Bagi sebagian orang di perkotaan, Bunthil nampaknya begitu asing di telinga. Kalaupun pernah mendengar makanan ini, orang belum tentu paham mengenai bentuk dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan tersebut.

Makanan ini merupakan makanan khas daerah. Makanan ini banyak ditemukan di jawa, terutama di kawasan Karanganyar. Memiliki cita rasa yang beda dari pada makanan yang lainnya.

Makanan ini berupa makanan pelengkap. Maksudnya makanan ini berupa lauk pauk, disandingkan dengan nasi. Lauk pauk ini bisa melengkapi makanan walaupun tidak diikuti makanan pendamping lainnya.

Lauk pauk ini dibuat dari parutan kelapa. Bahan lainnya yang digunakan adalah teri. Kemudian diberikan bumbu-bumbu yang khas.

Bila telah tersedia bahan-bahan tersebut, bahan-bahan baku tersebut kemudian dibungkus dengan daun pepaya. Selain daun pepaya, daun talas juga bisa digunakan untuk membungkus bahan dasar buntil.

Setelah makanan tersebut dibungkus, proses selanjutnya adalah memasaknya. Proses memasaknya dengan cara direbus dengan santan kelapas. Hasil jadinya tentu sangat nikmat.

Bagi sebagian orang, makanan seperti sekilas mirip dengan bothok. Bahan-bahan dasarnya dibungkus dengan pembungkus agar lebih rapi. Tapi bothok ini tidak memanfaatkan santan kelapa.

Perbedaannya lagi adalah bothok biasanya menggunakan daun pisang. Daun pisang ini hanya sebagai pembungkus, bukan untuk dikonsumsi. Sementara buntil tersebut menggunakan daun pepaya yang mana bisa dikonsumsi.

Cara Membuat Buntil Khas Karanganyar

Di dalam membuat buntil, Anda mungkin membutuhkan waktu agak lama. Mulai dari penyedian bahan sampai dengan bumbu yang terbagi menjadi beberapa. Bumbu yang dimaksud adalah bumbu untuk isian serta bumbu untuk membuat kuah buntil.

Anda penasaran untuk membuatnya? Langsung saja cermati caranya di bawah ini. Tentunya persiapkan kertas untuk menulis sejumlah bumbu yang nantinya akan dimanfaatkan untuk membuat sajian khas karanganyar tersebut.

– Bahan utama untuk membuat buntil

Tentunya untuk membuat bunthil karanganyar ini, Anda butuh bahan baku yang sesuai. Bahan utamanya adalah daun pepaya, teri, petai, serta kelapa setengah tua.

Di sini, daun pepaya perlu dibersihkan terlebih dahulu. Rebus dengan garam, bilas dengan air dingin. Tujuannya adalah untuk menghilangkan rasa pahit yang ada dalam daun pepaya tersebut.

– Bumbu untuk isian buntil

Selain bahan utamanya, Anda juga perlu bumbu penyedap. Bumbu ini dijadikan sebagai isian buntil. Bumbu yang dimaksud adalah bawang putih, bawang merah, cabe merah, kencur, terasi udang, gula merah, daun jeruk purut serta garam.

Bahan-bahan ini dijadikan sebagai bumbu utama. Bumbu ini akan diisikan ke dalam buntil. Ini akan menjadi pelengkap bumbu yang mana bisa membuat cita rasa buntil lebih sedap.

– Bumbu khusus untuk kuah buntil

Selain bumbu untuk isian, bumbu khusus untuk kuah buntil ini juga perlu disediakan. Bumbu ini sangat penting. Bumbu ini akan mempengaruhi cita rasa dari sajian khas tersebut.

Bahan-bahan yang digunakan untuk bumbu kuah tersebut adalah bawang merah dan bawang putih. Kemudian bumbu lainnya antara lain tumbar, lengkuas, kunyit, cabe rawit, gula merah, garam, daun salam, santan, serta bawang goreng untuk taburan.

– Cara memasak buntil

Langsung ke tahap selanjutnya adalah proses pengolahan bahan dan bumbu. Pertama, haluskan dulu bumbu untuk isian buntil sampai halus. Masukkan ke dalam kelapa muda yang telah diparut, dan sangrai.

Kedua adalah masukkan petai serta nasi. Sangrai juga sampai kelapa terlihat mengering. Baru setelah itu ambil daun pepaya.

Ketiga adalah masukkan parutan kelapa yang disangrai dengan bumbu di atas lembaran daun pepaya. Tutup daun pepaya tersebut agar tidak kelihatan isinya. Agar lebih rapi, tambahkan tali agar tidak ambyar isiannya. Baru setelahnya kukus selama 20 menitan.

Keempat adalah haluskan kembali bumbu khusus untuk kuah semuanya kecuali cabe rawit. Tumis bumbu tersebut sampai harum. Masukkan santan sampai mendidih.

Kelima adalah masukkan buntil dalam tumisan bumbu yang menjadi kuah. Tambahkan cabe rawit dan bawang goreng di atasnya.

Demikianlah caranya Anda membuat Bunthil. Anda bisa menyajikannya selagi panas. Kemudian jangan lupa jadikan menu tersebut sebagai pendamping nasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *