Bento Jepang, Nasi Bekal Unik Yang Menggugah Selera

Apa Itu Bento?

Siapa yang tidak tahu jenis makanan yang satu ini? Tentu saja sebagian dari kita pasti sudah mengetahui apa sebenarnya “bento” ini. Bento merupakan jenis makanan khas dari Jepang yang berarti nasi bekal. Yang membuat bento terkenal adalah penyajiannya yang unik dan dinilai lucu oleh orang-orang. Menurut istilah Bahasa Jepang sendiri, bento atau o-bento adalah makanan bekal yang termasuk nasi dan lauk-pauk serta makanan pelengkap lainnya yang bisa dibawa-bawa dan dimakan di mana saja. Bento bisa menjadi kudapan makan siang, malam, atau sebagai bekal saat kita berwisata atau piknik.

Klik Link Temukan Cara Belajar Bahasa ▶ 🇬🇧 Inggris ◀ dan Fun Learning English Terbaik di Indonesia hanya di EF!

sama halnya dengan bahasa Inggris yang dapat kita gunakan dalam percakapan sehari-hari setiap waktu baik pagi, siang,, ataupun malam. sehingga belajar grammar menjadi sangat penting untuk bisa mengobrol bahas Inggris setiap waktu dan praktis, sama seperti bento.

Bento biasanya dikemas dan disajikan untuk porsi satu orang saja. Walaupun ada beberapa yang mengatakan dan menyajikan bento sebagai makanan bekal untuk orang banyak dalam kelompok atau keluarga.

Sejarah Bento Jepang

Tahukah kamu, kalau bento yang sekarang hits ternyata memang sudah hits dari jaman dahulu, lho. Di Jepang, pada akhir zaman kamakura, orang Jepang mengenal makanan yang praktis yang bisa dibawa-bawa berisi nasi yang tanak dan dikeringkan. Makanan ini biasa disebut dengan hoshi-ii dan dibawa dengan menggunakan tas kecil. Hoshi-ii ini bisa dimakan langsung atau direbus dalam air sebelum dimakan. Kemudian pada zaman Azuzhi Momoyama, orang Jepang akhirnya gemar untuk makan diluar rumah. Kotak kayu yang dipernis digunakan sebagai wadah untuk membawa makanan. Bento sendiri mulai dikenal sebagai makanan praktis dalam kesempatan hanami atau upacara minum teh.

Kemudian pada zaman Edo, akhirnya popularitas bento semakin meluas di kalangan rakyat banyak. Orang yang bepergian atau berwisata biasanya memang membawa makanan yang praktis yang disebut dengan koshibento. Koshibento ini terdiri dari beberapa onigiri yang dibungkus daun bambu atau nasi di dalam kemasan kotak beranyam dari bambu yang diikatkan di pinggang. Selain itu,terdapat pula jenis bento yang disebut makunouchi bento yang populer di kalangan rakyat yang sedang menonton pertunjukan noh dan kabuki. Bento ini dimakan saat pergantian layar panggung, sehingga dinamakan makunouchi bento.di zaman Edo, cara memasak, mengemas, dan menyajikan bento untuk acara-acara besar seperti hinamatsuri sudah diterbitkan dalam buku resep makanan.

Di Jepang ternyata sudah ada yang menjual bento. Penjualan paket nasi bento disebut dengan ekiben. Dimulai sejak zaman Meiji, ekiben ini dimaksudkan untuk orang-orang yang akan menikmatinya diperjalanan dengan menggunakan kereta dan seringnya merupakan hidangan khas dari daerah tempat stasiun kereta api tersebut berada. Stasiun Utsunomiya merupakan salah satu stasiun yang menyebutkan dirinya sebagai penjual ekiben yang pertama, pada tanggal 16 Juli 1885, stasiun Utsunomiya menjual ekiben berupa dua buah onigiri berisi umeboshi dan potongan asinan lobak dengan menggunakan daun bambu sebagai pembungkusnya. Bento yang dibawa oleh guru atau murid juga populer di zaman Meiji. Pada saat itu sekolah belum menyediakan kantin atau cafetaria sehingga guru dan murid harus membawa makanannya dari rumah masing-masing. Biasanya jam pelajaran baru selesai pada sore hari, nah biasanya pada waktu itu guru dan murid di Jepang menyantap bento mereka.

Sayangnya, pada zaman Taisho, adanya kesenjangan antara kaya dan miskin sangat tinggi. Hal ini terjadi seusai perang dunia I. Akhirnya munculah gerakan sosial untuk menghentikan kebiasan membawa bento ke sekolah. Bento dituduh sebagai alat pamer kekayaan bagi mereka yang mampu membawa nasi ke sekolah. Duh… miris ya..

Akhirnya popularitas bento mengalami kenaikan kembali saat diciptakan kotak dari alumunium sebagai tempat untuk membawa bento sangat digemari oleh orang Jepang karena dinilai sebagai barang mewah. Lagi-lagi, setelah Perang Dunia II tradisi membawa bento lama-lama menghilang. Hal ini dikarenakan seiringan dengan semakin banyaknya sekolah di Jepang yang menyediakan makan siang di kantin di sekolah.

source: iquitsugar[dot]com
Bento kembali populer pada tahun 1980-an setelah maraknya kemasan kotak plastik polistirena sekali pakai, oven microwave untuk menghangatkan makanan bento, dan semakin banyak toko makanan 24 jam. Sementara itu, bento buatan rumahan juga mulai banyak digemari, sehingga tradisi bawa bento dari rumah hidup kembali.

Ciri Khas Bento Jepang

Seperti yang sudah dijelaskan, bento merupakan nasi bekal yang terdapat di dalam kotak makan. Apa sih ciri khas dari bento Jepang sendiri? Tentu saja konsep nasi bekal tidak hanya terdapat di Jepang, namun yang membuat nasi bekal bento khas Jepang menjadi begitu populer adalah cara penyajiannya yang begitu praktis.

Sekarang ini banyak penjual bento di Jepang. Kotak makan plastik sekali pakai yang memiliki beberapa space untuk meletakan berbagai jenis makanan termasuk nasi, lauk-pauk, sayur, dan buah. Disediakan pula sumpit sekali pakai untuk memudahkan kita menyantapnya dimana pun. Biasanya para penjual bento memberikan pilihan menu yang beragam dan konsumen bisa bebas memilih.

source: tastemade[dot]com
Adapun yang lebih menonjolkan ciri khas dari bento Jepang sendiri adalah bento yang dibuat di rumah. Seperti yang sudah kalian tahu mengenai bento, bentuk bento adalah bekal yang lucu-lucu. Bento yang dibuat di rumah merupakan bento yang dibuat oleh para ibu di Jepang. Para Ibu di Jepang harus memiliki keterampilan untuk membuat bento yang unik sehingga menciptakan selera makan yang tinggi. Harus disesuaikan warna, bentuk, dan tataan yang sesuai sehingga bento menjadi menarik. Kebanyakan bento yang dibuat adalah bento karakter. Baik karakter dalam princess, ataupun karakter anime. Dengan menggunakan nori, sosis, telur, selada, biji wijen hitam atau putih, jagung, dan sayuran lainnya mampu membuat bento yang sangat lucu dan rasanya sayang untuk dimakan. Hmm….

Keuntungan Membawa Bento

Orang Jepang sangat suka ke praktisan dan sangat menghargai waktu. Dengan bento, mereka tinggal membuka kotak bekal dan bisa langsung menyantap makanan yang ada di dalamnya. Selain itu, mereka juga akan menghemat waktu untuk tidak berlama-lama mencari dan memilih makanan yang akan mereka santap pada saat makan siang. Sangat efisien!

Setelah mengetahui lebih dalam seperti apa sih sebenarnya bento Jepang, kamu bisa coba membuatnya di rumah, lho! Di jamin, bekalmu jadi makin menarik dan bikin napsu makan naik. Yummy….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *