Apa itu Billiards dan Sejarah Asal Usul Dan Perkembangannya di Indonesia

billiards

Billiards sendiri sebenarnya merupakan cabang olahraga yang masuk dalam kategori jenis olahraga konsentrasi. Maka dari itu sangat dibutuhkan yang namanya ketahanan mental serta pemahaman mental yang benar dan harus juga ditunjang dengan kemampuan fisik yang prima.

Klik Link Temukan Solusi Terbaik untuk Anak ▶ 🇬🇧 🇮🇩 TK ◀ dan Remaja Menggapai Cita-Cita Mereka!

Berbicara terkait dengan asal-usul dari olahraga billiards ini sebenarnya belum jelas pastinya, beberapa sumber menyebutkna jika billiards ini berasal dari Prancis, Spanyol, Italia, atau Cina.
Tetapi banyak juga sumber yang menyebutkan jika asal-usul dari permaian yang satu ini merupakan permaian yang sering dimainkan di taman seperti halnya kriket (croquet) yang sangat populer di Eropa Timur dan juga Prancis pada abad 15.

Dan pada akhirnya permainan ini dipindahkan ke sebuah ruangan dengan menggunakan meja yang diberi taplak dengan warna hijau yang menyerupai rumput dan diberi pembatas kecil yang ditambahkan pada pinggiran mejanya. Kemudian bola-bolanya didorong dengan menggunakan sebuah kayu panjang yang disebut dengan “mace”.
Kata billiards sendiri diperkirakan berasal dari kata billart yang berarti tongkat kayu atau bille yang memiliki arti bola. Awalnya sebenarnya permainan yang satu ini dimainakan dengan menggunakan dua bola di meja yang berkantong enam dan juga gawang yang menyerupai permainan kriket (croquet) dengan menggunakan tongkat lurus yang digunakan sebagai sasaran pantul.

Namun memasuki abad ke 18, gawang dan juga tongkat sasaran tidak lagi dugunakan, tinggal bola-bola dan juga kantong-kantongnya saja yang masih digunakan.

Perkembangan Billiards Di Indonesia Dari Masa Ke Masa

bilyards

Perkembangan billiards atau bola sidok khususnya di Indonesia bisa dibilang cukup mengagunkam. Jika Anda perhatikan, banyak sekali tempat-tempat untuk bermaian bola sodok ini.
Seiring berkembangnya zaman, membuat olahraga billiards khususnya di Indoensia mula dibenahi. Dulunya, banyak yang memandang negatif terhadap olahraga bola sodok ini. Sebab tempat billiards diidentikkan dengan bir, rokok, dan penjaga koin yang berpakaian ketat.

Namun jika Anda perhatikan, sekarang sudah sangat berbeda jauh. Sekarang ini sudah mulai bermunculan tempat billiards yang bagus, tidak perlu penjaga koin lagi sebab sudah menggunakan sistem waktu dan bahkan sudah ada yang menyediakan tempat billiards bebas rokok.

Untuk lebih jelas lagi terkait dengan permainan billiards ini, di bawah ini adalah jenis-jenis permainan billiard beserta aturan mainnya.

1. Eight Ball atau Bola Delapan
Bola delapan ini merupakan jenis permaianan billiards yang paling sering dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Standarnya, permaianan ini dimainkan oleh 2 orang. Namun bisa juga dimainkan oleh 2 sampai 4 orang.

Untuk aturan mainnya, umumnya dibagi menjadi dua kelompok. Setiap kelompok memiliki jatah tujuh bola untuk dimasukkan ke dalam lubang. Untuk kelompok yang pertama akan mendapatkan jatah bola nomor 1-7 dan untuk kelompok yang kedua bola nomor 9-15. Untuk bola nomor 8 akan menjadi rebutan.
Setiap kelompok akan adu cepat menghabiskan tujuh bola yang sudah menjadi jatahnya. Siapa yang paling cepat menghabiskan tujuh bola yang menjadi jatahnya akan langsung mendapatkan kesempatan untuk memasukkan bola nomor 8.

Dan jika ternyata kedua kelompok tadi sama-sama berhasil memasukkan tujuh bola yang menjadi jatahnya maka keduanya bisa beradu cepat untuk memasukkan bola yang nomor 8. Dan siapa yang berhasil memasukannya, dialah pemenangnya.

Cara bermain eight ball ini sebenarnya tidak mengenal nomor urut. Jadi pemain bebas memasukkan bola yang menjadi jatahnya. Foul atau kesalahan terjadi ketika pemain menyenggol ataupun menyodok bola yang bukan jatahnya, bila sodokan dari bola putih tidak mengenai bola manapun, dan ketika bola putih masuk ke dalam lubang.

2. Nine Ball atau Bola Sembilan
Sesuai namanya, nine ball ini hanya butuh sembilan bola saja, yaitu nomor 1-9. Untuk bola yang dimasukkan haruslah urut berdasarkan nomor paling kecil. Sama halnya ketika anda mulai belajar bahasa inggris dasar. Foul atau kesalahan terjadi pada saat pemain salah dalam memasukkan nomor bola, menyenggol bola lain yang bukan dari nomor terkecil dan bola putih masuk ke lubang.
Untuk bola sembilan ini permainan dinyatakan selesai manakala bola dengan nomor 9 sudah masuka ke lubang. Dan pemenangnya ditentukan oleh siapa yang bisa memasukkan bola nomor 9 ini.

3. Bola Lima Belas
Sesuai dengan namanya, permaianan ini menggunakan lima belas bola. Pemain diharuskan untuk memasukkan bola secara urut dimulai dari bola dengan nomor terkecil. Untuk bola lima belas ini membutuhkan perhitungan poin.
Nilai poinnya sesuai dengan nomor bola yang bisa dimasukkan. Jadi total pon maksimalnya adalah 120 poin. Maka dari itu ketika salah satu permainan sudah berhasil mengumpulkan 61 poin maka sudah dianggapa sebagai pemenangnya.

Dan perlu Anda perhatikan, sentuhan bola putih pertama ini harus mengenai urutan yang terkecil. Ketika mengenai bola lainnya maka akan dianggap sebagai foul. Begitupun juga ketika bola putuih masuk ke dalam lubang.

Seperti itulah sejarah singkat dari olahraga billiards dan perkembangan olahraga billiards khususnya di Indoensia. Untuk memainkan olahraga yang satu ini Anda dituntut memiliki konsentrasi tinggi dan kesabaran tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *