Anggapan Miring Yang Salah Mengenai Martial Art Aikido dan Olahraga Bela Diri Lainnya

japanese kendo

Kira-kira, apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kata martial art? Kebanyakan orang akan mengatakan ini merupakan olahraga yang digunakan untuk bertarung. Lebih ekstrim lagi, ada juga yang bilang ini tidak lebih dari olahraga yang digunakan untuk bertarung dan mendapatkan uang ketika menang.

Sangat logis memang jika ada yang mengatakan demikian. Hal ini bisa saja dipengaruhi oleh semakin popularnya martial art ini di Indonesia. Bahkan, salah satu stasiun TV swasta di Indonesia menggelar pertandingan ini yang kemudian lebih familiar dengan sebuah MMA, yaitu singkatan dari mixed martial art. Ini semacam pertandingan di mana petarung atau peserta boleh menggunakan berbagai jenis dan teknik martial art.

Martial Art Itu Seni Bela Diri. Benarkah?

Memang sangat tepat jika martial art ini dianggap sebagai seni bela diri. Namun, sayangnya tidak jarang juga yang menganggap martial art ini tidak lebih dari olahraga yang digunakan oleh para preman. Konotasinya negatif. Mereka yang suka olahraga ini kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang kurang baik, contohnya saja berkelahi, melakukan aksi preminisme, dan lain sebagainya.

Anggapan tersebut bisa dibenarkan. Karena memang ada oknum yang jago martial art dan kemampuannya tersebut digunakan untuk melakukan hal yang negatif. Akan tetapi, tidak boleh juga untuk membuat kesimpulan bahwa martial art ini buruk. Sama sekali tidak.

Klik Link Temukan ▶ 🇬🇧 Bahasa Inggrisdan Fun Learning English Terbaik di Indonesia hanya di EF!

Awalnya, martial art ini adalah seni bela diri. Hingga akhirnya bentuknya berkembang. Ada yang berupa Aikido, Karate, Tai Chi, Tae Kwon Do, Krav Maga, Capoeira, dan lain sebagainya. Karena banyaknya jenis martial art ini, akhirnya banyak orang yang semakin tertarik. Sangat variatif. Mereka bisa memilih sesuai dengan kebutuhan atau ketertarikan mereka.

aikido
Sensei Muhammad Aria Pendiri Mandiri Aikido Club Indonesia

Memang ada yang akhirnya digunakan untuk kejahatan. Itu tidak bisa dipungkiri. Namun, seharusnya bukan itu motivasinya. Setidaknya, mereka yang suka olahraga ini bisa memanfaatkan kemampuan ini untuk membela diri jika ada seseorang yang melakukan hal buruk kepadanya.

Lebih dari itu, ada lho yang berhasil meraih uang. Jacky Chan bisa menjadi role model yang tepat. Ia sangat lihai dalam hal martial art. Dan kemampuannya tersebut digunakan untuk acting. Ia pun menjadi actor yang terkenal, kan?

Nah, seharusnya stigma atau anggapan buruk menenai martial art ini harus dihapuskan. Tidak ada cara yang lebih ampuh selain memastikan semua orang yang berlatih martial art punya tujuan yang baik. Bukan untuk hal yang negatif seperti premanisme.

Keuntungan Apa Saja Jika Anda Melakukan Martial Art?
Karena martial art ini bisa dikatakan seni bela diri, tentu saja keuntungannya adalah Anda bisa melakukan bela diri jika ada seseorang yang melakukan kejahatan terhadap diri Anda. Akan tetapi, bukan itu saja lho manfaat dari berlatih olahraga ini.

1. Melatih Keseimbangan Koordinasi
Salah satu keuntungan melakukan hobi olahraga ini adalah terlatihnya keseimbangan koordinasi. Yaitu koordinasi antara berbagai organ tubuh. Contohnya saja bagaimana Anda melakukan karate di mana ada organ tubuh yang harus melakukan gerakan yang bersamaan.

Sebuah study menyebutkan di antara berbagai tipe martial art yang ada, Tai Chi lah olahraga yang paling melatih kesimbangan koordinasi ini. Memang benar karena Tai Chi ini tidak hanya menyeimbangkan koordinasi organ tubuh tapi juga dengan pikiran.

2. Meningkatkan Kemampuan Menghafal
“Bagaimana mungkin?” Mungkin itu yang ada di pikiran Anda. Rasanya tidak ada hubungan antara martial art dengan peningkatan kemampuan menghafal. Tapi, ada hubungannya.

Journal of Sport and Health Science melaporkan banyak orang tua yang masih memiliki kognitif kuat walaupun usianya sudah mencapai 70 tahun. Ini berdasarkan study yang meneliti beberapa kelompok orang tua yang suka dengan karate dengan yang suka fitness. Ternyata, mereka yang suka karate memiliki kemampuan kognitif yang jauh lebih baik daripada yang suka fitness.

3. Mengurangi Risiko Sakit
Memang martial art ini sangat berisiko. Anda yang berlatih martial art sangat mungkin mengalami cidera. Namun, jika Anda rutin melakukan olahraga ini, Anda akan mampu menghindari risiko tersebut. Bahkan, lambat laun, tubuh Anda semakin kebal dan tidak mudah sakit.
Nah, setelah tahu keuntungan berlatih martial art, apakah Anda semakin tertarik?

Hal Yang Perlu Diperhatikan Jika Tertarik dengan Martial Art

Jika belum punya hobi atau ingin punya tambahan hobi martial art, ada beberapa tips yang sebaiknya Anda perhatikan.

– Pilih Salah Satu Jenis martial art
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak sekali jenis atau tipe martial art. Sebaiknya Anda pilih. Pertimbangkan mana yang paling membuat Anda tertarik. Ini penting karena jika Anda tertarik, setidaknya ada energi yang membuat Anda ingin terus berlatih dan berlatih. Anda tidak mudah merasa bosan.

– Ikuti Kelas
Ini tidak seperti jenis olahraga lainnya seperti futsal. Risiko cidera ketika melakukan martial art sangat tinggi. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda ikut kelas. Pastikan juga kelas tersebut diampu oleh mereka yang sudah professional. Akan lebih baik lagi jika pelatih sudah mendapatkan sertifikat. Pelatih tidak hanya orang yang tahu tapi juga menguasai bagaimana cara mengajar. Itu yang juga tak kalah penting.

martial art

– Stay Humble
Ada satu penyakit ketika orang sudah mulai menguasai martial art. Sombong. Mereka mampu melakukan bela diri membuatnya merasa tidak takut dengan siapapun. Dan jika perasaan ini tidak dikendalikan, maka bisa saja mereka menjadi sombong. Ini bisa berakibat lebih fatal lagi jika tidak dikendalikan.

Sekarang, tinggal Anda tentukan tipe martial art apa yang Anda inginkan lalu cari kelas yang diampu oleh pelatih professional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *