8 Fakta Manis Bubble Tea Yang Bikin Kamu Penasaran

Bubble tea merupakan salah satu jenis minuman menyegarkan yang banyak digemari orang. Kepopuleran bubble tea sudah sangat meningkat akhir-akhir ini terutama di Indonesia sendiri. sudah banyak toko-toko atau kedai teh yang menjual berbagai varian bubble tea dari yang original hingga rasa terbaru. Memang efek menyegarkan dari bubble tea membuat masyarakat ketagihan untuk meminum minuman ini apalagi jika cuaca sedang panas-panasnya. Bubble tea menawarkan rasa yang light sehingga sangat pas jika diminum sebagai pencuci mulut sehabis makan karena tidak meninggalkan bekas rasa yang begitu pekat di lidah alias tidak membuat semakin seret.

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Walaupun bubble tea baru hits di Indonesia beberapa tahun belakangan, namun ternyata bubble tea ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu, lho. Banyak negara yang sudah duluan mengenal kenikmatan bubble tea dan mempopulerkan minuman ini sehingga menghasilkan banyak penggemar bubble tea.

biar kamu juga makin hits seperti bubble tea, kamu bisa mengasah kemampuan bahasa Inggirsmu dengan belajar grammar online yang semakin mudah dan terjangkau.

Tapi sebelumnya, apa kamu tahu dari mana minuman bubble tea berasal? Jika kamu belum tahu, wajib hukumnya untuk menyimak ulasan berikut ini yang akan membahas fakta-fakta menarik tentang bubble tea yang jarang orang ketahui. Yuk kita simak bersama!

1. Berasal Dari Taiwan Dan Keisengan?

Ternyata Taiwan menjadi negara tempat teciptanya minuman segar yang satu ini. Yaps! Ide untuk membuat bubble dicetuskan oleh seorang pegawai kedai teh bernama Liu Han-Chieh yang pada tahun 80an terinspirasi oleh salah satu minuman yang dianggap unik saat ia sedang berjalan-jalan ke Jepang. Saat itu ia melihat orang-orang Jepang yang gemar untuk menikmati kopi dingin sedangkan yang ia tahu, kopi diminum saat panas atau hangat. Hal itu membuatnya penasaran hingga akhirnya saat kembali ke Taiwan dan sedang berada di kedai teh, ia mencoba teh yang disajikan dingin yang dijadikan minuman pada saat rapat pengurus kedai. Setelah setelesai rapat, manajer kedai yang bernama Lin Hsiu Hui membuka makanan pencuci mulutnya yang berupa puding khas taiwan yang terbuat dari tepung tapioka dengan rasa manis. Hsiu Hui iseng untuk memasukan potongan puding tadi ke dalam minumannya yang berupa teh dingin. Tidak disangka-sangka, teh dingin dan puding tersebut menciptakan cita rasa yang tidak biasa. Karena rasanya yang lezat, akhirnya pada saat rapat itu juga diputuskan untuk menjual minuman teh dingin dengan ditambahkan puding. Minuman ini akhirnya sangat laris di kedai dan habis terjual hanya dalam waktu beberapa jam saja. Wih.. segitu segarnya ya?

2. Minuman Yang Melagenda

Semua orang sangat menyukai bubble tea sehingga mulai banyak juga kedai-kedai teh yang menjualnya. Tapi jika kamu ingin merasakan keaslian bubble tea ini, kamu bisa datang ke kedai yang bernama Chun Shuin Tang Tea House di Taichung, Taiwan karena memang kedai ini yang pertama kali menjual bubble tea sebagai inovasi terbaru minuman teh. Bubble tea menjadi minuman kebanggaan Taiwan. Bahkan kesegaran dan kenikmatannya juga ikut booming hingga ke China di tahun yang sama yakni sejak tahun 1980-an. Hingga sekarang, minuman ini masih menjadi minuman yang wajib kamu rasakan jika berkunjung ke Taiwan. Jangan khawatir, sekarang bubble tea sudah banyak dijual di pinggir-pinggir jalan Taiwan, kok. Ya walaupun mungkin rasanya tidak akan se authentic jika kita membelinya di Kedai Chun Shuin Tang Tea House. Perbedaannya memang terletak pada proses pembuatannya. Jika bubble tea pada kedai yang lain diproses dengan cara diblender, kedai Chun Shuin Tang Tea House justru mempertahankan prosesnya dnegan cara dikocok secara manual untuk menghasilkan rasa yang khas sejak jaman dahulu. Mantap!

source: copymethat[dot]com

3. Milk Tea atau Fruit Tea?

Ada dua jenis bubble tea yang biasanya dijual di kedai-kedai teh. Teh dengan campuran susu atau teh dengan varian rasa buah. Tapi sekarang sih sudah banyak varian teh diluar susu atau rasa buah aja, guys. Sekarang bubble tea ditambahkan dengan rasa kacang-kacangan jugaa. Tapi tidak usah khawatir karena rasanya akan sama-sama enak kok. Bubble tea dengan varian rasa fruit akan terasa lebih light dilidah sehingga dinilai lebih menyegarkan. Tapi untuk kamu penggemar olahan susu, bubble tea dengan campuran susu juga wajib banget kamu icipi! Campurannya lembut dan komposisi yang pas antara teh dan susu membuat bubble tea dengan varian rasa ini menjadi unik.

4. Rasa Honeydew Menjadi Yang Paling Laris

Memang deh tidak ada yang menyaingi manisnya madu. Rasa honeydew merupakan rasa paling laris dalam penjualan bubble tea. Hal ini dikarenakan rasa manis dari madu dianggap lebih alami dan sehat dibandingkan dengan gula yang ditambahkan kedalam campuran bubble tea. Apakah kamu termasuk orang yang menggemari rasa ini, guys?

5. Bubble Yang Terbuat Dari Singkong

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, awalnya campuran pada teh dingin ini adalah puding khas Taiwan yang berasal dari tepung tapioka. Tahukah kamu bahwa singkong menjadi bahan utama pembuatan tepung tapioka? Karena puding tapioka tadi dianggapp kurang menarik jika dicampurkan kedalam minuman, maka dibuatlah puding-puding yang berbentuk bulat dengan menggunakan bahan yang sama yakni tapioka. Puding yang bebentuk bulat ini terlihat seperti gelembung-gelembung dalam minuman teh sehingga disebutlah dengan bubble.

6. Bubble Warna Putih

Kalian selama ini pasti mengetahui bahwa bubble memang berwarna pekat seperti cokelat atau hitam. Tapi ternyata sebenarnya bubble yang asli memiliki warna putih polos karena menggunakan tepung tapioka yang juga berwarna sama. Yang membuat bubble menjadi berwarna pekat adalah campuran bahan lain seperti gula atau pemanis lainnya yang membuatnya bereaksi ketika dimasak sehingga menghasilkan warna pekat.

source: omnivorescookbook[dot]com

7. Boba Tea

Merasa asing dengan sebutan ini? Saking populernya, bubble tea memiliki sebutan lain diberbagai daerah bahkan diberbagai negara. Boba Tea merupakan sebutan untuk bubble tea di negara China bahkan di Taiwan sendiri, bubble tea lebih sering disebut dengan boba tea. Hal ini dikarenakan lidah orang asia pada umumnya sulit untuk menyebutkan kata “bubble” sehingga yang terucap adalah kata “boba”. Coba kamu sebutkan kata “bubble” dan “boba” secara bergantian? Kira-kira lebih gampang diucap yang mana, guys?

8. Pernah Dijual McDonald

Pada masa puncak kepopulerannya, bubble tea pernah dijual di McCaffe Jerman dan Austria dengan rasa white, green, dan black. Tentu saja tiga varian rasanya sama-sama menjadi minuman yang paling banyak dipesan. Sayangnya, sekarang menu bubble tea sudah tidak disediakan lagi entah karena apa. Hm.. coba di Indonesia ada ya, guys pasti bakalan laku keras juga nih.

Nah! Itu dia 8 fakta dibalik segarnya bubble tea yang sering kamu minum. Di Indonesia juga sudah banyak kok gerai-gerai teh yang menjadikan bubble tea sebagai menu utamanya. Dengan varian rasa yang beragam, cara pembuatan yang sedikit berbeda, membuat kamu memiliki pilihan untuk mencicipi berbagai jenis bubble tea dan pastinya salah satu di antaranya ada yang jadi favorit kamu. Jadi, bubble tea rasa apa yang paling kamu suka?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *