7 Khasiat Kerupuk Jangek Khas Sumatera Barat

kerupuk jangek

Kerupuk atau yang dikenal juga dengan krupuk merupakan makanan ringan yang umumnya dibuat dari adonan tepung tapioka yang kemudian dicampur dengan bahan perasa seperti udang dan ikan. Kemudian apa itu kerupuk jangek dari Minangkabau? Apakah berbeda dengan jenis kerupuk pada umumnya?

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Kerupuk umumnya dibuat dengan cara dikukus sampai matang, setelah itu dopotong-potong tipis dan dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering. Setelah kering barulah bisa digorang dengan menggunakan minyak.

Kerupuk tidak selalu dibuat dengan menggunakan tepung tapioka. Ada juga kerupuk yang bahan utama berasal dari kulit hewan. Proses penggorengannya juga tidak selalu menggunakan minyak gorang. Ada juga yang menggunakan pasir dan bahkan ada yang dibakar.

Apa itu Kerupuk Jangek? Kerupuk kulit, di beberapa daerah ada menyebutnya dengan kerupuk jangek atau rambak merupakan jenis kerupuk yang dibuat dari kulit kerbau yang diolah dan setelah itu diberi bumbu rempah dan penambah rasa lainnya.

Setelah mengalami proses perebusan, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sekitar 2 sampai 3 hari. Setelah kering barulah kerupuk mentah ini siap untuk digorang. Jadi kerupuk jangek khas Sumatera Barat ini jika di tempat Anda mungkin bernama kerupuk kulit atau kerupuk rambak.

Sejarah dan Asal Usul Kerupuk di Indonesia

kerupuk jangek

Banyak sumber berbeda yang menyebutkan tentang asal mula kerupuk di Indonesia. Ada sumber yang menyebutkan bahwa kerupuk sudah lama ada dan dikenal di Indonesia sejak zaman kerajaan.

Jadi mulanya pada zaman kerajaan di Indonesia sudah dikenal jenis kerupuk yang terbuat dari kulit hewan. Kemudian setelah kedatangan tanamanan singkong ke Indonesia sekitar tahun 1850-an, membuat peralihan bahan utama kerupuk dari kulit hewan ke tepung singkong.

Ada juga sumber yang menyebutkan jika sejarah kerupuk diambil dari kisah nyata keluarga miskin yang memiliki banyak anak. Ceritanya pada zaman dahulu ada sebuah keluarga yang memiliki banyak anak.

Untuk bertahan hidup, keluarga tersebut rela makan nasi dengan menggunakan lauk singkong yang diparut atau yang dikenal juga dengan sawut. Nah dari sawut inilah kemudian tercipta berbagai macam jenis kerupuk yang berbahan dasar tepung tapioka.

Manfaat Kerupuk Jangek bagi Kesehatan

Kerupuk yang terbuat dari kulit ini selain rasanya renyah dan gurih ternyata menyimpan segudan manfaat di dalamnya, terutama untuk kesehatan. Untuk manfaat dari kerupuk jangek diantaranya adalah:

1. Baik untuk Kesehatan dan Pertumbuhan Tulang

Alasannya adalah kerupuk jangek ini mengandung fosfor serta kalsium yang cukup tinggi. Kalsium dan fosfor ini adalah unsur utama pembangun struktur dari tulang serta mampu memperbaiki tulang yang sudah mulai keropos.

2. Obat Penyakit Maag

Kerupuk jangek ternyata juga memiliki kemampuan untuk menyembuhkan gejala perih dan mual pada perut yang ditimbulkan akibat gangguan penyakit maag. Bagi Anda yang sering mengalami kondisi seperti ini, sering-seringlah mengkonsumsi kerupuk kulit yang satu ini pada saat gejala maag muncul.

Dengan sering mengkonsmsi kurupuk yang satu ini, rasa sakit dan perih pada lambung yang disebabkan oleh gangguan penyakit maag bisa teratasi tanpa perlu repot-repot berobat ke dokter.

3. Mengandung Protein Hewani yang Cukup Tinggi

Dikarenakan kerupuk jangek ini adalah olahan yang berbahan dasar kulit hewan, tentunya secara otomatis akan mengandung gizi turunan dari hewan tersebut, yaitu protein hewani. Maka dari itu dengan sering mengkonsumsinya, sudah pasti Anda bisa menambah asupan protein harian dengan biaya yang murah.

4. Rendah Kalori

Selain bisa berfungsi sebagai taman makan segala jenis menu makanan, kerupuk jangek juga memiliki kalori yang rendah. Makanya Anda bisa mengkonsumsinya tanpa harus takut berat badan menjadi bertambah. Uniknya, jenis kerupuk ini juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pada saat Anda melakukan program diet.

5. Melancarkan Pencernaan

Kerupuk jangek ternyata juga kaya akan kandungan serat di dalamnya. Maka dari itu bisa dimanfaatkan juga untuk melancarkan pencernaan. Sebab serat yang terkandung di dalam kerupuk jangek ini memiliki kemampuan untuk mengontrol kerja sistem pencernaan sehingga bisa menjadi semakin lancar.

6. Penghasil Energi Cadangan

Selain rasanya yang gurih serta memiliki tekstur yang renyah, kerupuk jangek juga mengandung protein hewani yang didapatkan dari bahan dasarnya. Dan protein ini bisa berfungsi sebagai penyimpan energi cadangan di dalam tubuh Anda.

7. Memperkuat Pertumbuhan Gigi

Dan ternyata kerupuk jangek juga bisa dimanfaatkan untuk membantu memperkuat pertumbuhan gigi. Alasannya disebabkan di dalam kerupuk ini terkandung kalsium dan juga fosfor yang juga memiliki kemampuan untuk memperkuat gigi supaya tidak patah dan berlubang.

Ternyata olahan khas Sumatera Barat yang satu ini selain menawarkan rasa yang gurih dan juga renyah, banyak juga khasiat yang terkandung di dalamnya, sangat cocok menemani teh atau kopi di sore hari sambil belajar dasar bahasa inggris. Maka dari itu, jika suatu saat berkunjung ke daerah Sumatera Barat, tidak ada alasan lagi untuk tidak membeli kerupuk jangek sebagai oleh-oleh dari tanah Minang.

5 Replies to “7 Khasiat Kerupuk Jangek Khas Sumatera Barat”

    1. Hi Pak Sigit, terima kasih udah mampir ke Blog aku ya. Pak Sigit bisa check di online ecommerce untuk harganya Pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *