6 Fakta Unik Dibalik Kelezatan Red Velvet Cake

Apa itu Belajar Online

Red Velvet merupakan salah satu jenis puffy cake yang berarti kue dengan tingkat kelembutan yang cukup tinggi. Karena teksturnya yang lembut, banyak orang yang mulai menggemari red velvet sebagai makanan penutup atau pun hanya sekedar camilan. Di Indonesia, kepopuleran red velvet dimulai sejak tahun 2015. Banyak cafe-cafe yang menyediakan menu red velvet baik dengan sajian slice ataupun cupcake hingga akhirnya cita rasa red velvet yang unik tersebar di seluruh kota dan dikatakan sebagai salah satu makanan kekinian.

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Katanya, red velvet disebut-sebut sebagai kue yang seksi karena warna merahnya yang menjadi ciri khas. Warna merah tersebut dianggap sebagai sesuatu yang menggoda dan seolah-olah mempresentasikan rasanya yang luar biasa. Jika kamu termasuk orang yang gemar mencicipi makanan kekinian dan instagramable, wajib banget untuk mencoba kue yang satu ini.

selain red velvet cake, kamu juga wajib menjadi belajar grammar online agar bahasa Inggrismu makin lancar dan kamu bisa berbicara dengan siapa saja di seluruh dunia.

Tapi sebelum kamu mencobanya, kamu harus tahu dulu fakta-fakta menarik seputar red velvet cake yang jarang orang tahu. Ternyata selain rasanya yang unik, cerita dibalik ke populeran red velvet juga tidak kalah menarik untuk disimak. Yuk kita ulas bersama!

source: freepik[dot]com

1. Makanan Tentara Perang AS

Siapa yang menyangka bahwa red velvet cake yang indah dari segi tampilan ini merupakan salah satu makanan bagi tentara perang AS. Yang kita tahu selama ini bahwa makanan tentara identik dengan hal-hal “instan” dan kemasan. Namun berbeda dengan makanan yang lainnya, ternyata mereka juga memiliki makanan manis seperti red velvet ini.

Menurut ceritanya, pada tahun 1940 pastry chef militer AS kebingungan untuk menambahkan pewarna pada kue yang akan disajikan kepada para tentara perang mengingat pada masa itu terjadi krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat. Lalu, para chef ini kemudian menemukan buah bit yang waktu itu sangat banyak dan mudah ditemukan yang sari buah bit tersebut dijadikan sebagai bahan pewarna kue. Kue yang berwarna merah itu yang saat ini kita kenal dengan nama red velvet cake.

2. Daftar Menu Restoran

Memang banyak versi mengenai asal-usul terciptanya kue yang satu ini, guys. Sumber lain mengatakan bahwa red velvet tadinya merupakan salah satu menu dari restoran. Sebuah hotel yang memiliki restoran terkenal bernama “Waldorf-Astoria” pada awalnya menyediakan menu sebuah cake yang berwarna merah mencolok. Hingga pada suatu hari ada seorang wanita yang terkesan dengan cake yang memiliki warna merah tidak biasa ini yang membuatnya meminta resep cake merah buatan restoran tersebut. Akhirnya pihak restoran memberikan resep dan mengharuskan wanita tadi untuk membelinya seharga 350 dolar. Dengan resep yang sudah ia dapatkan, wanita tersebut menyebarkannya.

Selain itu ada pula yang mneyebutkan bahwa red velvet tadinya berasal dari toko roti Department Store Earton Kanada. Sekitar tahun 1940 hingga 1950, istri pemiliki Earton mengaku telah membuat red velvet dan menjualnya hingga ia berani mengklaim bahwa produk red velvet asli buatan Earton.

Hmmm… menurutmu gimana, guys?

3. Warna Yang Berasal Kakao

Walaupun berwarna merah, apakah kamu tahu bahwa red velvet authentic berasal dari kakao? Kok bisa? Katanya jika kau ingin mencoba red velvet yang benar-benar asli, carilah toko kue yang membuat red velvet dengan menggunakan bahan cokelat.

Memang sih warna red velvet cake sangat bervariasi. Bisa merah tua, merah terang, bahkan merah kecoklatan. Nah jika sekarang red velvet menggunakan bahan pewarna makanan agar lebih mudah dan juga menghasilkan warna yang lebih menarik. Namun konon katanya, jaman dahulu terdapat beberapa red velvet yang menggunakan kakao. Resep asli red velvet cake adalah dnegan menggunakan kakao yang mengandung pigmen merah dari zat antosianin. Zat ini akan bereaksi dengan buttermilk dan cuka pada saat dicampurkan ke dalam adonan sehingga kakao akan terlihat lebih merah akrena adanya perubahan pH.

source: cookingshooking[dot]com

4. Kue Kegemaran Selebriti

Red velvet memang benar-benar populer. Tidak hanya dikalangan masyarakat biasanya, selebriti dunia pun menyukai kue yang satu ini. rasanya yang segar, tampilan yang unik, membuat semua orang selalu ketagihan untuk mencicipinya. Tak terkecuali mereka para selebriti dunia. Beberapa waktu lalu, kamera paparazi menangkap Emma Stone sedang menikmati beberapa slice red velvet di salah satu cafe di Hollywood. Selain itu, Jessica Simpson juga memilih red velvet sebagai kue pernikahannya pada tahun 2001. Kue pernikahan yang identik dengan warna putih, kini tampil beda dengan warna menyala yang pastinya bisa jadi pusat perhatian selama acara pernikahan. Memang unik banget kan, guys?

5. Rasa Yang Segar

Biasanya jika kamu mencicipi kue, rasa apa yang lebih dominan? Manis? Berbeda dengan kue yang biasanya, red velvet menawarkan rasa segar yang sangat pas jika dijadikan makanan penutup yang nikmat. Kebanyakan red velvet memang memiliki rasa vanila, namun rasa vanila yang tidak begitu kuat ditambahkan perasa dari pewarna makanan merah yang biasanya strawberry membuatnya menjadi lebih terasa segar karena ada sentuhan rasa asam. Selain itu, krim yang digunakan bukan krim biasa. Krim cheese menjadi pilihan yang tepat untuk membuat red velvet karena akan menambah kekayaan rasa kue. Manis, asam, sedikit gurih dari krim cheese, hhmm… bisa dibayangkan? Selain itu ada beberapa orang yang menambanhkan kacang sebagai topping agar lebih cruncy, atau ada juga yang menggunakan buah sebagai topping agar lebih segar lagi. Variasi rasa yang cukup banyak membuat kita tidak pernah bosan untuk mencicipinya lagi dan lagi.

6. Populer Karena Film

Jangan salah paham dulu. Film yang dimaksud bukan film yang menceritakan tentang red velvet cake itu sendiri. Pada tahun 1989 terdapat sebuah film yang berjudul “a Steel Magnoliasa”. Di film tersebut terdapat adegan dimana terdapat seorang pengantin pria yang membawakan red velvet cake untuk sang pengantin wanita. Sejak saat itu, red velvet dikenal sebagai kue yang romantis, seksi, dan mulai digemari di seluruh dunia.

Setelah mengetahui fakta-fakta menarik dibalik kelezatan red velvet cake, kamu pasti menjadi lebih penasaran untuk mencicipi rasa dari kue unik yang satu ini. Tak perlu khawatir, jika dulu saat awal-awal kepopulerannya red velvet disediakan di cafe-cafe mahal, sekarang kue ini sudah banyak tersedia di berbagai toko kue dan roti dengan harga yang lebih terjangkau. Atau jika kamu seseorang yang gemar memasak, kamu bisa browsing resep red velvet dan langsung mencobanya di rumah.

Tidak hanya dalam bentuk cake, sekarang rasa red velvet juga bisa kamu temukan dalam hampir semua jenis dessert seperti minuman, susu, es krim, roti isi, cupcake, dan lain-lain. Menikmati satu slice red velvet cake ditemani susu segar hangat sangat cocok untuk momen bersantaimu di akhir pekan. Buktikan sendiri rasa uniknya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *